Sleman – Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI kembali melantik Ir Yustinus Mahatma sebagai Direktur PD BPR Bank Sleman periode 2015 – 2019 di Ruang Rapat Sekda B, Jumat (27/3) disaksikan Direktur Utama PD BPR Bank Sleman Muh Sigit SE MM, Wakil Ketua DPRD Sleman, Sekda Sleman, Dewan Pengawas serta pejabat Sleman lainnya. Sebagai saksi I Dra Suyamsih Assek II dan saksi II R Joko Handoyo SH Assek III.
Sri Purnomo menyampaikan dengan dipilihnya kembali Ir Yustinus Mahatma sebagai Direktur PD BPR Bank Sleman membuktikan bahwa kinerja selama ini patut dibanggakan. Dengan pengalaman sebagai direktur sejak tahun 2007, dapat menjadi modal dan pengalaman dalam memimpin PD BPR Bank Sleman ke depan. Selain itu bersama-sama jajaran direksi, manajemen serta karyawan operasional, Bank Sleman dapat memajukan dan mengembangkan diri, serta dapat mempertahankan dan bahkan dapat meraih prestasi yang jauh lebih baik lagi.
Pelantikan direktur ini juga diharapkan dapat semakin memotivasi Bank Sleman untuk semakin solid membangun sinergi baik dengan jajaran Dewan Pengawas, Direktur Utama dan seluruh staf operasional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Bangunlah jejaring yang lebih luas dengan berbagai program-program yang mengedepankan kemudahan bagi masyarakat khususnya para pelaku UMKM yang membutuhkan bantuan,” kata Sri Purnomo.
Ditambahkan Sri Purnomo bahwa sebagai peraih prestasi CEO BUMD terbaik, Bank Sleman harus mampu menunjukkan kiprahnya dalam pembangunan daerah. Terlebih lagi tahun 2015 ini merupakan tahun dimulainya Masyarakat Ekonomi ASEAN yang menuntut semua mampu bersaing dengan dunia internasional.
Menurut Sri Purnomo, bagi Kabupaten Sleman, UMKM merupakan salah satu pelaku usaha yang memiliki peran penting dalam sektor perekonomian riil. Terlebih UMKM juga memiliki hubungan positip dalam program pengurangan kemiskinan, sekaligus dalam rangka penanggulangan kemiskinan.
“Bank Sleman harus mampu dan berani menciptakan terobosan untuk memberdayakan warga miskin,” tutur Sri Purnomo.
Perekonomian masyarakat dari tahun 2010 sampai tahun 2014 tumbuh cukup baik. Pada tahun 2010 perekonomian daerah tumbuh 4,53%, terus meningkat menjadi 5,19% pada tahun 2011, naik menjadi 5,45% pada tahun 2012, naik lagi menjadi 5,70% pada tahun 2013 dan perhitungan sementara naik menjadi 5,81% pada tahun 2014.
Kondisi ini merupakan potensi yang memungkinkan bagi usaha perbankan untuk berkembang dengan baik. Dalam kaitan ini, hendaknya jajaran direksi dan seluruh staf Bank Sleman mampu menangkap peluang tersebut untuk mengembangkan diri.
Terdapat 2 score yang perlu diperhatikan yaitu, seluruh jajaran dalam manajemen Bank Sleman harus selalu kreatif dan inovatif dalam pemasaran serta pelayanan kepada nasabah. Dan yang kedua adalah selalu mengedepankan kepercayaan nasabah dan mitra kerja Bank Sleman, melalui penguatan aspek profesionalitas pada semua lini manajemen Bank Sleman.


