Sleman – Bertempat di Panti Asuhan Muhammadiyah (PAM) Abdul Alim Pundung, SD Muhammadiyah Condongcatur kembali menggelar aksi sosial berbentuk bakti sosial dan doa bersama, Minggu (19/5).
Kegiatan yang diikuti 160 siswa kelas 6 SD Muhammadiyah Condongcatur ini dilaksanakan menjelang Asesmen Standardisasi Pendidikan Daerah Berbasis Komputer (ASPD BK). ASPD adalah salah satu instrumen pengukuran yang digunakan untuk melihat kemampuan akademis peserta didik pada tingkat Akhir jenjang SD/MI sederajat dan SMP/MTs sederajat.
Hadir dalam kegiatan itu Kepala SD Muhammadiyah Condongcatur Sulasmi yang didampingi oleh Wakil Kepala bidang SDM dan ISMUBA Eko Apri Anggoro, Wakil Kepala bidang Kesiswaan Ari Setyawan, serta Wakil Kepala bagian Keuangan Ibu Humaira Muliawati.
Acara dimulai dengan pembukaan, sambutan dari perwakilan pihak Panti Asuhan Muhammadiyah yang diwakili oleh Ustadz H. Juweni, kemudian sambutan dari Ibu Sulasmi.
Acara dilanjutkan dengan motivasi dan doa bersama yang disampaikan oleh Bapak H. Martoyo Imsawan. Acara ditutup dengan pemberian bingkisan dan foto bersama. Melalui kegiatan ini, para siswa meminta doa restu agar mampu mengerjakan ujian dengan lancar dan mendapatkan hasil yang terbaik.
Setelah kegiatan bakti sosial selesai, para siswa kembali ke sekolah untuk melaksanakan kegiatan doa bersama. Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 14.30 – 16.00 WIB. Bertempat di Aula K.H. Ahmad Dahlan SD Muhamamdiyah Condongcatur. Doa bersama dihadiri oleh Majelis Dikdasmen PCM Depok, Drs. H. Sayuti Mustofa, M.Pd., Bapak/Ibu Guru dan Karyawan, siswa kelas 6 beserta orang tua/wali siswa.
“Doa dan restu orang tua menjadi pondasi dasar dari semua kesuksesan yang dicapai oleh para siswa karena ridhanya Allah ada pada ridha orang tua,” ungkap Sulasmi.
Acara ditutup dengan bersalaman dan memohon doa restu kepada bapak/ibu guru dan karyawan serta orang tua. Para siswa saat ini sedang melakukan usaha dan doa yang maksimal untuk mempersiapkan kelulusannya agar mendapatkan hasil yang memuaskan. (Athiful/KIM Depok)


