Sleman – Masyarakat Sedogan menggelar rapat koordinasi persiapan Lomba Sedogan Menuju Kampung Hijau di Gedung PAUD Padukuhan Sedogan, Kalurahan Lumbungrejo, Tempel, Sleman, Senin (20/5/2024).
Acara yang dihadiri oleh Penewu Tempel Agung Dwi Maryoto beserta Kepala Jawatan Kemakmuran Singgih, Lurah Lumbungrejo Misbah Al Hakim didampingi Carik Lumbungrejo Herman Subagyo, Ketua BPKal Lumbungrejo Sutardi, serta seluruh jajaran RT RW se Padukuhan Sedogan.
Hadir juga dalam kesempatan ini, perwakilan Kelompok Wanita Tani ( KWT ), Perwakilan dari Karang Taruna Sedogan juga beberapa tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya Penewu Tempel, Agung Dwi Maryoto menegaskan bahwa sebelum penilaian lomba tanggal 6 Juni 2024, diharapkan kepada seluruh masyarakat Sedogan untuk tidak ada yang membakar sampah.
Dirinya atas nama pemerintah Kapanewon Tempel turut memberikan apresiasi berupa dana operasional untuk mempersiapkan kegiatan lomba ini dengan bantuan sejumlah uang tunai.
Disamping itu, ia juga berpesan untuk mempersiapkan kemungkinan jika ada tim juri sebanyak 15 orang yang melakukan penilaian secara acak.
“Kalo juri itu hanya duduk diam dengan mengikuti keinginan kita mana yang mau dinilai itu sangat mudah untuk kita menyiapkan nya, tetapi harap juga kita antisipasi apabila juri melakukan penilaian dengan tidak menuju tempat yang kita siapkan, untuk itu perlu disiapkan langkah antisipatif,” ungkap Agung.
Sementara itu, Lurah Lumbungrejo Misbah Al Hakim dalam sambutannya juga mengapresiasi persiapan evaluasi kampung hijau, serta memberikan bantuan material untuk Padukuhan guna menyemangati persiapan maju lomba kampung hijau.
Disamping itu, Misbah juga menyampaikan hikmah dan arti penting dari pelaksanaan lomba kampung hijau ini.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya semata mata mengejar juara tetapi lebih penting dari pada itu adalah mengajarkan kepada warga tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),agar warga juga mau dan mampu menumbuh kembangkan potensi di Sedogan sehingga semua lapisan masyarakat nya berperilaku dan berbudaya ramah lingkungan untuk mewujudkan Padukuhan yang berseri, bersih dan lestari juga selain itu tidak kalah pentingnya adalah mengenai penanganan sampah lebih untuk lebih ditingkatkan lagi,”tegas Misbah.
Selanjutnya dalam paparannya, Dukuh Sedogan Aisyah Putri Wulansari, menjelaskan tentang indikator penilaian lomba kampung hijau ini dimana dalam persiapan memenuhi nya telah bekerja sama dengan lembaga-lembaga yang ada di Padukuhan Sedogan, seperti KWT, PKK , RT RW, Karang Taruna serta seluruh warga masyarakat. (SBD_KimTempel)


