Program Padat Karya Padukuhan Patran Beri Manfaat Sosial Ekonomi Masyarakat

Sosialisasi program padat karya infrastruktur pemeliharaan jalan corblok lingkungan permukiman Padukuhan Patran Kalurahan Banyuraden dihadiri Anggota Komisi A Bidang Pemerintahan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, Dr. Hj. Yuni Satia Rahayu, didampingi Jagabaya dan Ulu-Ulu Banyuraden, Dukuh Patran, Lembaga pemberdayaan Masyarakat Banyuraden, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perwakilan warga padukuhan setempat.

Kegiatan yang berlangsung di Dusun Patran, Selasa (21/5/2024) merupakan instrument yang kuat untuk memperbaiki infrastruktur jalan sambil memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat setempat karena dapat mengurangi pengangguran dan memberi manfaat kepada masyarakat miskin, memupuk rasa kebersamaan atau gotong royong dan partisipasi masyarakat, meningkatkan kualitas dan kuantitas pemberdayaan masyarakat, serta mewujudkan peningkatan akses masyarakat.

Dalam sambutannya, Dr. Hj. Yuni Satia Rahayu menyampaikan bahwa program padat karya yang akan dilaksanakan ini merupakan pokok-pokok pikiran anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta berdasarkan permintaan warga masyarakat Padukuhan Patran yang diharapkan terjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan adanya perbaikan jalan.

“Nantinya ada 52 orang yang akan bekerja dengan tepat waktu. Persyaratannya tidak berubah seperti tahun lalu dan tidak diperbolehkan menggunakan alat berat. Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah tertib dalam administrasinya,” terang Hj. Yuni dihadapan peserta sosialisasi.

Menurutnya, program padat karya infrastruktur untuk pemeliharaan jalan merupakan inisiatif yang sangat penting guna meningkatkan kondisi jalan dan memberikan peluang kerja bagi masyarakat. Adapun langkah-langkah umum yang dapat diambil dalam merancang program tersebut yaitu identifikasi kebutuhan, perencanaan anggaran, penyusunan rencana kerja, perekrutan tenaga kerja, Pembelian Bahan dan Peralatan, Pelaksanaan Pekerjaan, Pemeliharaan dan Pemantauan, Evaluasi Program, Keterlibatan Masyarakat, serta Pelaporan dan Transparansi.

Di akhir kegiatan, Ia menerangkan program padat karya infrastruktur untuk pemeliharaan jalan memiliki beragam manfaat, baik secara ekonomi, sosial, maupun lingkungan yang meliputi peningkatan kondisi jalan, penciptaan lapangan kerja, peningkatan aksesibilitas, stimulasi ekonomi lokal, pemberdayaan masyarakat, pengurangan kemacetan, peningkatan keselamatan jalan, juga perlindungan lingkungan.

Secara menyeluruh, program padat karya infrastruktur untuk pemeliharaan jalan yang dilaksanakan di wilayah Dusun Patran memiliki potensi untuk memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat, ekonomi, dan lingkungan, serta memperkuat pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal dan regional. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)

image_pdfimage_print
Bagikan: