Sleman – Bertempat di Open Youth Center, Mlati, Sleman, komunitas Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Maluku-DIY, menggelar kegiatan Pattimura Fest sebagi momentum memperingati Hari Pattimura ke-207 Tahun dan Hari Jadi IKAPELAMAKU-DIY ke-54 Tahun, Sabtu (26/5).
Dalam kegiatan ini, tema utama yang diusung adalah “Lestari Budayaku, Berseri Maluku-Ku”.
Ketua Panitia Muhammad Isnain Mukadar mengungkapkan, bahwa Pattimura Fest merupakan perayaan Hari Pattimura sebagai bentuk pengingat, masyarakat Maluku terutama bagi generasi muda, bagaimana peran vitalnya generasi muda bagi kemajuan Maluku yang merepresentasikan kepada perjuangan Pattimura, yang juga bertepatan dengan hari jadi IKAPELAMAKU yang sudah berdiri sejak 1970.
“Melalui tema yang diambil, kami bicara soal kebudayaan dan kearifan lokal yang akan digali, dan kami melihat ada potensi besar untuk kemajuan Maluku ke depan, agar pemerintah daerah maupun pusat memahami secara kontekstual bagaimana Maluku dibangun dan potensi apa yang seharusnya dimaksimalkan salah satunya perikanan,” ungkapnya, bangga.
Lebih lanjut, Mukadar mengatakan, acaranya dimulai dengan seminar yang menghadirkan Dr Latif Sahubawa, pakar teknologi pengolahan hasil perikanan, kemudian M. Ali Yusuf Rasyid, M.SC., enterpreneur sukses dan juga Dr Hasrul Buamona, seorang advokad & pakar hukum kesehatan sebagai pembicara.
Menurut Mukadar, acara kemudian di lanjutkan dengan acara ramah tamah keluarga Maluku se-DIY, pertunjukan teaterikal hari Pattimura, dan puncak acara prosesi pembakaran obor Pattimura sebagai simbolik setiap perayaan hari Pattimura.
Mukadar menambahkan, bahwa melalui kegiatan ini diharapkan mampu memberikan wawasan terutama generasi muda Maluku untuk memahami mengenai Maluku secara menyeluruh dan masyarakat Maluku dapat membangun hubungan baik kepada masyarakat DIY melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. (Athiful/KIM Depok)


