Sleman – Sebanyak 329 orang CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) Golongan II dan III dari tenaga honores K-2 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mengikuti diklat prajabatan. Pembukaan diklat prajabatan CPNS tersebut dilakukan oleh Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI di Pendopo Parasamya Pemkab Sleman, Selasa (7/4).
Tujuan dan sasaran diklat seperti yang dilaporkan Kepala BKD Sleman, Drs H Iswoyo Hadiwarno untuk membentuk CPNS yang memiliki pengetahuan dan wawasan sebagai pelayan masyarakat diindikasikan dengan wawasan kebangsaan sebagai dasar mengutamakan kepentingan Nasional dalam pelaksanaan tugas jabatannya, memahami sikap tidak korupsi dan mendorong percepatan pemberatasan korupsi serta memahami ketentuan kepegawaian berkaitan peran dan fungsi ASN dan kedudukan, kewajiban dan hak PNS.
Diklat diselenggarakan selama 6 hari, peserta diklat diasramakan dibagi dalam 8 angkatan, 2 angkatan CPNS Golongan II dan 6 Angkatan CPNS Gololongan III dimulai dari tanggal 12 April hingga 3 Oktober 2015 di Gedung Gelanggang Pemuda Youth Center Bolawen Tlogoadi Mlati, Sleman. Peserta wajib untuk dapat lulus dari diklat prajabatan sebagai syarat untuk diangkat menjadi PNS.
Dalam sambutan pengarahan Sri Purnomo berharap para peserta Diklat Parjabatan adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yang terdidik, terlatih dan memiliki tanggung jawab yang penuh terhadap pekerjaan. Diklat Prajabatan merupakan sarana untuk membentuk sosok PNS yang setia dan taat pada negara yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Hal ini selaras Peraturan Kepala LAN (Perkalan) No. 18 Tahun 2014 yang menerangkan bahwa tujuan utama diklat prajabatan adalah terwujudnya PNS yang dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.
“Melalui diklat prajabatan ini saudara diharapkan dapat memahami wawasan kebangsaan, memahami sikap untuk tidak korupsi dan mendorong percepatan pemberantasan korupsi di instansinya serta memahami pola pikir ASN sebagai pelayan masyarakat. Bebas korupsi serta memahami peran dan fungsinya sebagai aparatur sipil negara,” kata Sri Purnomo.
Menurut Sri Purnomo, era sekarang yang semakin kompleks menuntut ketangguhan dan profesionalisme PNS sebagai pelayan masyarakat. Berkenaan dengan hal tersebut saya menekankan dan mengingatkan kepada seluruh peserta Diklat untuk senantiasa belajar dan bekerja bersungguh – sungguh, berangkat dari hati yang suci dan ikhlas, agar apa yang kita harapkan yaitu masyarakat mandiri, sejahtera lahir batin dapat terwujud. Sebagai aparatur pemerintah dituntut untuk cerdas, kreatif dan penuh inovasi, serta kapabel dalam melaksanakan tugas yang dipercayakan.
“Jangan sampai dalam melaksanakan tugas, saudara hanya menunggu perintah dari atasan. Saudara harus pro aktif dalam melihat situasi di unit kerja saudara. Karena hanya dengan sikap pro aktif, kreatif dan inovatif, maka saudara dapat mengikuti perkembangan dan perubahan yang senantiasa terjadi di tengah-tengah masyarakat kita,” pesan Sri Purnomo.


