Pantarlih Pakembinangun Siap Melaksanakan Tugas

Sleman – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pakembinangun menyelenggarakan Pelantikan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman Tahun 2024 di Aula Kalurahan Pakembinangun, Pakem, Sleman, Senin (24/6/2024)/

Acara tersebut dihadiri oleh Penjabat Lurah Pakembinangun, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua PPK Kapanewon Pakem, Pengawas Kalurahan/Desa Pakembinangun, PPS Pakembinangun, Sekretariat PPS Pakembinangun, dan Calon Pantarlih Pakembinangun.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Jingle Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman tahun 2024.

Selanjutnya Surat Keputusan Ketua Komisi Pemilihan UmumKabupaten Sleman Tahun 2024 Kalurahan Pakembinangun Kapanewon Pakem Kabupaten Sleman dibacakan oleh Ketua Sekretariat PPS Pakembinangun, Noor Edi Pamungkas.

Pengambilan Sumpah oleh Ketua PPS Pakembinangun diikuti oleh 20 calon Pantarlih Kalurahan Pakembinangun. Tiga wakil calon pantarlih yang ke depan yaitu, dari Agama Islam diwakili oleh  Rufaida Putri R, Agama Kristen diwakili oleh Andi Budiyanto, Agama Katholik diwakili oleh Katharina Niken Trihapsari. Setelah pengambilan sumpah dilanjutkan penandatangan Berita Acara  Pengambilan Sumpah/Janji.

Pembacaan Pakta integritas diwakili oleh Rufaida Putri R dan Andi Budiyanto dan dilanjutkan penanda tanganan Pakta Integritas oleh mereka serta ketua PPS Pakembinangun.

Pemakaian atribut pantarlih berupa rompi, topi dan tanda pengenal petugas pantarlih secara simbolis diwakili oleh satu orang wanita dan satu orang perempuan dan diikuti oleh pantarlih terlantik.

Ketua PPS Pakembinangun, Neni Nurhidayati, SE memberi sambutan yang berisi tentang pemberian tanggung jawab kepada Pantarlih terhadap pemutakhiran data pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman tahun 2024.

“Dengan semangat GEMATI atau Gumregah Milih Bupati lan Wakil Bupati, mari kita sukseskan Pilkada dan mari memilih bupati dan wakil Bupati Sleman. Semoga dengan ini nantinya pilkada bisa berjalan lancar dan sukses,” papar Neni.

Lebih lanjut Neni memaparkan bahwa beliau menganjurkan para pantarlih untuk terjun langsung ke lapangan.

“Harus ada progres, harus ada target sehari berapa KK yang mampu tercoklit. Dan jangan lupa didokumentasi karena semua kegiatan Anda semua akan dilaporkan dalam sistem. Agar lebih otentik,” pungkas Neni.

Setelah acara pelantikan selesai dan ditutup maka dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis Pantarlih terlantik. (Asrori Wardan/KIM Pakembinangun)

image_pdfimage_print
Bagikan: