Sleman- Pasca prosesi pelantikan, Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) langsung terjun lapangan untuk melakukan Coklit kepada pemilih sejak tanggal 25 Juni 2024,
Kalurahan Sumbersari, Moyudan, Sleman, berdasarkan A-DP yang diterima, pemilihnya berjumlah 6.524 yang terdiri dari pemilih laki-laki 3.196 dan 3.328 pemilih perempuan, dan terdiri dari 3.025 Kepala Keluarga.
Dari data di atas nantinya akan dibagi menjadi 15 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Dari 15 TPS tersebut Panitia Pemungutan Suara (PPS) Sumbersari menugaskan 19 orang Pantarlih. Sesuai ketentuan Peraturan KPU No 638 Tahun 2024 bahwa apabila dalam 1 TPS jumlah Pemilih lebih dari 400 orang maka jumlah Pantarlihnya 2 orang.
Sesuai dengan ketentuan Pantarlih harus melaporkan hasil coklit kepada PPS. Maka hal tersebut juga dilakukan oleh sejumlah Pantarlih Sumbersari untuk melaporkan hasil coklit Minggu pertama pada hari Senin (1/7/2024) bertempat di Kantor PPS Sumbersari.
Menurut Ari Miftah Ardhina Devisi Perencanaan, Data dan Informasi PPS Sumbersari bahwa pada laporan Minggu pertama rata-rata Pantarlih sudah melakukan coklit di 50 KK. Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa Pantarlih tidak menemui kendala yang berarti.
“Kendala yang mereka temui hanyalah pemindahan Pemilih ke TPS lain dan jarak cukup jauh, sehingga Pantarlih tidak kenal dan kurang paham rumahnya,” tutur Dina.
Ketua PPS Sumbersari Sugiyanto mengapresiasi Pantarlih yang sudah melaksanakan tugasnya dengan baik. Lebih lanjut Sugiyanto akan memberikan dukungan kepada Pantarlih, bagi yang selesai lebih awal dengan coklit yang benar akan diberikan 3 buku Antologi Cerkak untuk 3 orang yang dapat menyelesaikan 3 orang pertama.
“Semoga Pantarlih dapat bekerja dengan semangat dan menghasilkan data yang akurat,” harapnya. (Giek/ KIM Moyudan)


