Sleman – Nanas adalah salah satu komoditi buah unggulan Indonesia yang banyak digemari masyarakat lokal maupun luar negeri. Sayangnya, potensi besar yang terdapat pada nanas belum dapat dikembangkan secara maksimal di Kalurahan Lumbungrejo.
Pengawas Hasil Mutu Pertanian Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Kabupaten Sleman, Suroso mengakui bahwa pengembangan perkebunan nanas di Kabupaten Sleman masih jauh dari kata maksimal. Mengingat potensi yang sangat besar perihal pengembangan nanas, pihaknya akan mencoba mengembangkan nanas lokal di Kaluraha.
Ia menjelaskan, salah satu kesalahan yang dilakukan petani di Sleman adalah jika menanam nanas hanya dibiarkan begitu saja. Akibatnya nanas lokal biasanya rasanya asam.
“Bibit nanas lokal semuanya bisa di kembangkan menjadi nanas lokal unggulan kecuali bibit nanas yang berduri. Nanas lokal unggulan ditanam secara semi organik dan tidak menggunakan pestisida jadi sangat aman untuk di konsumsi,” tambahnya di sela-sela acara Penanaman Bibit Pohon Nanas bersama perwakilan Kelompok Wanita Tani ( KWT ) dan Kelompok Tani se Kalurahan Lumbungrejo pada Rabu (10/7/2024)
Lebih lanjut dijelaskannya, nanas unggulan yang sedang dikembangkannya memiliki keunggulan dari nanas lokal lainnya, yaitu bisa tahan kering, tidak mengenal musim, rasanya lebih manis dari pada nanas madu, buahnya lebih besar, efisiensi lahan sangat tinggi dan harganya lebih jauh lebih mahal.
“Satu buah nanas lokal unggulan harganya sekitar 14.000 per kilogram padahal bisanya satu tanaman buah nanas menghasilkan 5 sampai 6 kilogram.Misalnya kita rata-rata saja satu tanaman buah nanas lokal unggulan menghasilkan 3 Kg nanas, kemudian untuk lahan satu meter persegi bisa di tanami 5 tanaman buah nanas. Seandainya kita mempunyai 1000 meter persegi lahan, berarti kita bisa menanam 5000 nanas,” jelasnya.
Ia menambahkan secara efisiensi lahan juga sangat tinggi jika di bandingkan dengan tanaman padi, bisa mencapai 200%-300%. Jika dalam satu tahun padi panen 3 kali masih lebih jauh menguntungkan nanas lokal unggulan yang panen satu kali apalagi berbuahnya bisa di atur supaya tidak mengenal musim.
“Nanas lokal unggulan ini sangat cocok ditanam di Kalurahan Lumbungrejo apalagi terdapat sawah yang sulit airnya. Ini bisa di alihkan untuk menanam nanas lokal unggulan dan bisa mengangkat perekonomian masyarakat Lumbungrejo,” tandasnya. (sbd_kimtempel)


