Sleman – Musala Binangun yang baru saja selesai dibangun di kawasan Kantor Kalurahan Pakembinangun akhirnya diresmikan oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, Rabu (17/7/2024).
Aipda Muhammad Zidni Adnan Asngari, Bhabinkamtibmas Pakembinangun sekaligus merangkap sebagai Ketua Panitia Pembangunan Musala menuturkan bahwa Musala Binangun dibangun dengan dana swadaya, tidak menggunakan APBKal.
“Jadi semua modal swadaya dan keikhlasan para donatur,” ujar Zidni.
Zidni mengatakan, nama Binangun dipilih agar nantinya dengan terbangunnya musala ini, warga Pakembinangun bisa terbina dan membangun lebih baik. Dalam bahasa hadits dan dalam ayat Al Qur’an, kata Binangun adalah transformasi dari kata Bina’un yang artinya juga membina dan membangun.
“Adapun pembangunan mushala ini menelan biaya sebesar Rp.185.290.923-, dan saat ini masih ada saldo Rp. 2.602.390,-” papar Adnan Zidni.
Aksi swadaya masyarakat dalam membangun musala tersebut juga mendapat apresiasi dari Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo.
“Seratus delapan puluh lima juta rupiah lebih sedikit itu untuk swadaya adalah sangat sulit sebenarnya.Tapi dengan terkumpulnya dana itu secara swadaya, itu sangat luar biasa. Untuk itu, saya pun secara spontan akan berdonasi sebesar 5 juta rupiah,” papar Kustini.
Acara dilanjutkan dengan potong tumpeng peresmian Musala Binangun oleh Bupati Sleman. (Asrori Wardan/KIM Pakembinangun)


