Kejaksaan Negeri Sleman Luncurkan Jaksa Sahabat Kampus

Sleman – Dalam momentun peluncuran program Jaksa Sahabat Kampus, Senin (22/7), Kepala Kejaksaan Negeri Sleman Bambang Yunianto turut berharap, penyuluhan umum bisa masuk mata kuliah di perguruan tinggi.

Hal itu, menurut Bambang, didasarkan karena penyuluhan hukum tidak semata-mata hanya untuk yang berkuliah di jurusan hukum saja.

Pasalnya, ungkapnya, mahasiswa selain jurusan hukum, juga membutuhkan agar menambah wawasan berkaitan dengan hukum, dikarenakan sebagai generasi muda di zaman serbah canggih ini dituntut memiliki pengetahuan yang komprehensif.

“Kalau bisa satu atau dua SKS untuk mata kuliah penyuluhan hukum bagi mahasiswa. Siapa tahu ini bisa diwujudkan sehingga pengetahuan mengenai kesadaran hukum di masyarakat bisa semakin luas,” paparnya.

Bambang mengatakan, pihaknya menginisiasi program Jaksa Sahabat Kampus, atau yang diistilahkan dengan Jabat Kampus. Melalui program ini, cetusnya, jaksa di lingkup jajaran Kejari Sleman akan mendatangi kampus-kampus untuk memberikan penyuluhan hukum.

“Temanya bisa edukasi terkait dengan seputaran hukum, tindak pidana korupsi judi online, dan sebagainya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bambang berharap, dengan terciptanya sinergitas yang baik bisa semakin memperluas jangakuan dalam program pendidikan hukum di tengah-tengah masyarakat.

Bambang tidak menampik bahwa program ini juga merupakan kelanjutan dari kegiatan yang sudah berjalan bertajuk Jaksa Masuk Sekolah.

“Sosialisasi dan edukasi tentang hukum akan semakin diperluas agar masyarakat semakin paham dan mengerti. Nanti saat program sudah berjalan di masing-masing kampus ada nomor pengampu sehingga bisa dimanfaatkan konsultasi hukum secara online,” tukasnya, menjelaskan. (Athiful/KIM Depok)

image_pdfimage_print
Bagikan: