Bimtek Graduasi Dorong KPM Keluar Dari Program Keluarga Harapan

Sleman – Guna mendorong dan mendukung Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar dapat keluar dari status kemiskinan dan tidak lagi memerlukan bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH) di masa depan, maka Pemerintah Kapanewon Gamping melalui Jawatan Sosial menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis graduasi keluarga penerima manfaat program keluarga harapan tahun 2024, di Ruang Rapat Wirasuta Lantai II Kantor Pemerintah Kapanewon Gamping, Rabu (31/07/2024).

Kegiatan yang diinisiasi Jawatan Sosial Kapanewon Gamping dibuka secara resmi oleh Panewu Gamping, Tamzis Sarwana yang sekaligus memberikan motivasi kepada 30 orang calon graduasi program keluarga harapan. Motivasi itu ditujukan agar para calon graduasi program keluarga harapan dapat memahami bagaimana memanfaatkan sumber daya yang ada untuk memperbaiki kondisi perekonomiannya dan tidak bergantung kepada bantuan dari pemerintah.

Saat memberikan motivasi, Tamzis berharap bantuan sosial bersyarat dan pendampingan intensif dalam program keluarga harapan ini dapat menciptakan keluarga yang mandiri secara ekonomi dan sosial. Dengan begitu, para penerima PKH dapat memenuhi kebutuhan dasar, mengakses layanan pendidikan dan kesehatan, serta meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan tanpa bergantung lagi pada bantuan sosial di masa depan.

Hadir dalam kegiatan bimbingan teknis graduasi tersebut antara lain perwakilan dari Jawatan Sosial Kapanewon Gamping, Subekti Handayani yang didampingi Koordinator Program Keluarga Harapan Kapanewon Gamping, Issaidah Titien Jakaningsih, serta narasumber dari Koordinator Program Keluarga Harapan Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, Siti Maryatun.

Pada kesempatan itu, Siti Maryatun menuturkan bahwa program keluarga harapan ditujukan untuk memutus rantai kemiskinan antar generasi melaui peningkatan kapasitas keluarga penerima manfaat demi mencapai kemandirian ekonomi dan sosial. Menurutnya, program ini tidak hanya memberikan bantuan finansial saja, namun juga memberikan pendampingan dan bimbingan kepada keluarga untuk mengelola keuangannya dengan lebih baik, meningkatkan keterampilan, serta mengakses peluang kerja dan usaha.

“Tujuan utama Program Keluarga Harapan yaitu memberikan bantuan bagi masyarakat agar dapat merubah pola pikir dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya menjadi lebih baik dengan indikator penilaian keberhasilan program adanya Graduasi Mandiri,” tegas Siti.

Ia menambahkan, bimbingan teknis ini memberikan pelatihan dan pengetahuan yang diperlukan bagi calon graduasi agar dapat mengelola keuangan, mengembangkan keterampilan kerja, serta meningkatkan kesejahteraannya secara berkelanjutan.

“Program keluarga harapan ini tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan jangka pendek, namun juga berupaya menciptakan perubahan positif dan berkelanjutan dalam kehidupan keluarga penerima manfaat, serta membantu keluarga penerima manfaat beralih dari ketergantungan pada bantuan sosial menuju kemandirian,” imbuhnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping).

image_pdfimage_print
Bagikan: