Sleman– Gorong-gorong di jalan Watuadeg, Desa Purwobinangun, Kecamatan Pakem Sleman, Kamis (23/4) malam ambles. Akibatnya badan jalan berlobang dengan diameter sekitar lima meter dan kedalaman sekitar tiga meter. Amblesnya gorong-gorong ini, jalan Provinsi yang menghubungkan Magelang – Tempel – Pakem – Klaten/Boyolali terputus. Pengguna jalan harus memutar sejauh lima kilometer.
Haryanto, warga setempat menyebutkan gorong-gorong tersebut ambles sekitar pukul 18.30 WIB, Kamis malam. “Sorenya hujan deras,” katanya. Haryanto juga menjelaskan, sebelumnya terlihat retakan-retakan pada aspal.
“Mungkin aliran air sudah mengikis bagian bawah gorong-gorong,” ujarnya.
Setelah mulai terlihat lubang, warga kemudian menutup jalan agar tidak ada pengguna jalan yang terperosok. Selain merusakkan jalan, aliran air yang menghancurkan jaringan air bersih milik warga.
“Ada sekitar 200 warga yang menghadapi kesulitan air bersih. Warga masih berusaha memperbaiki jaringan air bersih ini,” jelasnya.
Sementara rusaknya jalan, Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI menyebutkan kerusakan itu ada di jalan Provinsi. Sehingga lanjutnya, penanganannya menjadi tanggung jawab Provinsi DIY. Sebelumnya jembatan Pules di jalur yang sama runtuh akibat terjangan banjir pada Rabu (22/4) malam.
Saat ini Dinas PU DIY sedang melakukan persiapan penyusunan jembatan darurat sebelum pembangunan kembali jembatan permanen.


