Memanfaatkan TOGA untuk Kesehatan Keluarga

Sleman – Mahasiswa KKN UGM Periode II Tahun 2024 Memberikan Edukasi Pemberdayaan dan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga Sebagai Apotik Hidup

Di Indonesia, Tanaman Obat Keluarga (TOGA) atau dikenal dengan apotik hidup merupakan tanaman yang ditanam pada area di sekeliling rumah, halaman rumah, ditempatkan dalam pot atau ditanam pada kebun yang luasnya berukuran kecil.

 Adanya apotik hidup yang tak jauh dari tempat tinggal, tentu saja akan sangat bermanfaat, baik nantinya digunakan sebagai obat tradisional yang sifatnya mencegah atau mengobati berbagai penyakit akut hingga kronis sekalipun, dan bisa digunakan sebagai bumbu pelengkap masakan.

Nyatanya masih terdapat masyarakat yang belum memiliki pengetahuan mengenai pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang ada disekitar untuk pengobatan.

Oleh karena itu, Aprila Adzkiyan Najah (mahasiswa KKN Periode II Universitas Gajah Mada), bertempat di Gedung PAUD Sedogan dihadapan perwakilan ibu-ibu PKK Sedogan pada Sabtu siang (10/8/2024), berinisiatif memberikan penyuluhan dan mengedukasi masyarakat Padukuhan Sedogan Kalurahan Lumbungrejo Kapanewon Tempel mengenai pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA).

Kegiatan ini bertujuan agar dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman-tanaman obat beserta aplikasinya, supaya masyarakat dapat secara mandiri melakukan pengobatan tradisional sederhana dari TOGA tersebut.

“Setiap orang harus menjaga kesehatan tubuhnya terutama dalam menjaga imun tubuh, karena imun tubuh yang lemah akan memudahkan virus masuk kedalam tubuh,” ungkap Aprila dalam pemaparannya.

Dalam penyuluhan tersebut juga disampaikan pengetahuan tentang TOGA sebagai edukasi warga.

“Apa itu TOGA, tujuan dari TOGA, manfaat TOGA, dan alasan penggunaan TOGA, jenis tanaman yang bisa digunakan sebagai TOGA, bagian tumbuhan yang bisa dipakai untuk TOGA, dan aplikasi penggunaan TOGA,” tambah Aprila.

Melalui program ini diharapkan pengetahuan masyarakat Padukuhan Sedogan Kalurahan Lumbungrejo Kapanewon Tempel dapat meningkat mengenai Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan bisa memanfaatkannya dengan baik agar bisa mengobati penyakit secara mandiri di rumah masing-masing. Dalam penutupan acara edukasi ini dibagikan kepada peserta yang hadir beberapa contoh tanaman TOGA. (sbd_kimtempel)

image_pdfimage_print
Bagikan: