Sleman – Bertujuan untuk mempererat rasa kebersamaan dan persatuan di antara anak-anak dalam suasana kompetisi yang sehat sembari belajar mengenai kerja sama tim, sportivitas, dan saling menghargai, maka Perkumpulan Muda Mudi Keditan (Permadi) Padukuhan Salakan, Kalurahan Trihanggo, Kapanewon Gamping menyelenggarakan kegiatan lomba permainan anak guna menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 yang berlangsung di Lapangan Voli Rt.01 Rw.26 Keditan, Trihanggo, Gamping, Minggu (11/8/2024).
Kegiatan yang diprakarsai oleh para pemuda tersebut dapat terlaksana berkat kerjasama yang terjalin baik dari seluruh warga Rt.01 Rw. 26 Keditan yang mencerminkan kekompakan dan solidaritas komunitas. Melalui Kerjasama maka setiap warga dapat berkontribusi sesuai dengan kemampuan dan perannya sehingga semua aspek persiapan, seperti penyediaan sarana, pengaturan acara, dan keamanan dapat berjalan dengan baik.
Berdasarkan keterangan Azzahra Salsabila selaku Koordinator Perlombaan Anak bahwa kerjasama yang baik mencerminkan rasa tanggung jawab bersama dalam menciptakan acara yang bermakna bagi anak-anak.
“Ketika semua warga turut serta maka acara menjadi lebih terorganisir dan lancar sehingga membawa kebahagiaan bagi anak-anak serta menjadi kebanggaan bagi seluruh warga Rt.01 Keditan,” ujarnya.
Adapun jenis permainan anak yang diperlombakan antara lain loma makan kerupuk yang digantung menggunakan tali, balap karung, balap kardus, dan pecah air yang dimaksudkan untuk memperkenalkan nilai-nilai kejujuran dan keadilan kepada anak-anak. Menurut Azzahra, dalam setiap perlombaan anak-anak diajarkan pentingnya bermain dengan jujur sesuai aturan dan menerima hasil dengan lapang dada, baik itu kemenangan maupun kekalahan yang berguna membantu anak-anak memahami pentingnya etika dan integritas dalam kehidupan sehari-hari.
Lomba makan kerupuk yang digantung tali merupakan salah satu lomba yang paling unik dan ikonik dalam perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia. Keunikan lomba ini terletak pada cara peserta harus makan kerupuk yang digantung hanya menggunakan mulut tanpa bantuan tangan. Untuk menambah keseruan biasanya kerupuk digantung pada tali dengan posisi agak tinggi sehingga menambah tantangan tersendiri bagi anak-anak.
Sementara itu, Ketua Rt.01 Rw. 26 Keditan, Prihatin Al Taufik mengatakan jalinan kerjasama antar warga yang baik selama ini dapat memberikan contoh positif kepada anak-anak mengenai pentingnya gotong royong dalam mencapai tujuan bersama sehingga dapat melihat langsung bagaimana orang dewasa bekerjasama untuk menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi komunitas yang diharapkan bisa ditiru dalam kehidupan anak di masa depan.
Ia juga menyampaikan perihal pembagian hadiah bagi pemenang perlombaan akan dilakukan saat malam tirakatan pada hari Jumat malam tanggal 16 Agustus 2024 berbarengan dengan rangkaian acara doa dan refleksi kemerdekaan, dimana warga berkumpul untuk merenungkan perjuangan para pahlawan dan mengucap syukur atas kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)


