Mlati – Pemerintah Kapanewon Mlati menyerahkan bantuan dana untuk rehab rumah tidak layak huni, pembuatan jamban dan lantai yang layak pada Senin (12/8/2024) di Ruang Rapat Lantai 1 Gedung Serbaguna Kapanewon Mlati, Sleman. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Mlati Satu Hati, yaitu program bergerak dalam kerangka pengentasan kemiskinan di wilayah Kapanewon Mlati.
Melalui kegiatan ini, Kapanewon Mlati mencoba menginisiasi sebuah gerakan membantu warga yang kurang beruntung yang belum tersasar program pemerintah. Tiga tujuan dasar program ini adalah Cerdaskan Mlati, Sehatkan Mlati, dan Makmurkan Mlati.
Kegiatan ini merupakan inovasi Kapanewon Mlati dalam perannya untuk pengentasan kemiskinan melalui kerjasama dengan beberapa pengusaha, dengan memanfaatkan dana CSR mereka. Sejak dicanangkan pada tahun 2019, Mlati Satu Hati telah membuat berbagai kegiatan, sesuai dengan kerangkanya.
Dalam kerangka Sehatkan Mlati, 3 rumah sudah berhasil direhab, pemberian bantuan infantometer untuk 53 Posyandu, dan beberapa kegiatan lain. Dalam kerangka Cerdaskan Mlati telah diberikan bantuan APE untuk PAUD dan beasiswa untuk yatim piatu yang dilaksanakan setiap tahun sekali hasil kerjasama dengan Baznas Sleman. Dalam kerangka Makmurkan Mlati, Mlati Satu Hati setiap tahun memberikan bingkisan sembako untuk fakir miskin bekerjasama dengan Bumkalma Mlati Adi Sejahtera lkd dan juga Bank BPD DIY Cabang Pembantu Mlati. Selain itu juga telah dilakukan pembagian alat produksi kepada UMKM, warga miskin, dan warga penyandang disabilitas yang didanai dari dana sosial Bumkalma Mlati Adi Sejahtera lkd.
“Inilah wujud kepedulian pemerintah kapanewon. Kenapa Kapanewon Mlati harus repot-repot mengadakan kegiatan seperti ini, hal ini bertujuan untuk mempercepat proses penanganan permasalahan sosial yang belum tersasar kegiatan pemerintah,” ujar Arifin, Panewu Mlati.
“Satu Hati ini sebagai bentuk kepedulian terhadap permasalahan sosial yang harus segera ditangani. Banyaknya pesoalan sosial kemasyarakatan yang ada, tidak mungkin semuanya ditangani pemerintah secara langsung. Apalagi yang sifatnya urgent dan harus segera, maka dengan kegiatan ini harapannya jadi solusi,” imbuhnya.
Sementara itu, Rohmat Mustajab selaku Panewu Anom Kapanewon Mlati sekaligus Ketua Kegiatan Mlati Satu Hati mengimbau agar setiap dukuh dapat mendukung kegiatan ini agar berjalan sesuai dengan jadwal,
“Mohon untuk masing-masing dukuh lokasi kegiatan melaksanakan kegiatan sesuai jadwal yang telah ditentukan, yaitu dari tanggal 13 Agustus 2024 sampai dengan 20 Agustus 2024. Untuk laporan mohon foto 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100% dikirim ke WA group. Mohon juga tim TPSK untuk melakukan pemantauan kegiatan berkoordinasi dengan dukuh,” tuturnya.
Untuk tahun 2024, Mlati Satu Hati akan melakukan kegiatan berupa rehab rumah tidak layak huni, lantainisasi, jambanisasi, dan listrikisasi. Kegiatan ini menyasar 9 titik di wilayah Kapanewon Mlati berdasarkan usulan dari kalurahan dan hasil asesment dari Pendamping Sosial Kapanewon Mlati. Total anggaran yang dibutuhkan dalam kegiatan ini sebesar Rp 53.300.000,-.
“Dana ini murni dari sumbangan donatur yang menyisihkan sebagian dana sosialnya,” jelas Rohmat.
Adapun pendana kegiatan ini dari Bumkalma Mlati Adi Sejahtera lkd, Koperasi Dharma Prima, Baznas, Rumah Zakat, Kusuma Jaya Batik, dan beberapa donatur lainnya. Bumkalma Mlati Adi Sekahtera lkd menjadi pendana utama dalam kegiatan ini.
“Sementara dalam kerangka Makmurkan Mlati akan dilaksanakan pelatihan bagi warga miskin dan pemberian bantuan alat produksi. Dalam kerangka Cerdaskan Mlati akan dilaksanakan pemberian bantuan alat untuk beberapa PAUD yang anggaran tersebut berasal dari APBD Kabupaten Sleman untuk dana inovasi kapanewon,” tutup Rohmat. (Yoko Erwe/KIM Mlati)


