Sleman – Sebanyak 59 KPM PKH Kapanewon Tempel menerima sertifikat graduasi mandiri di Pendopo Kapanewon Tempel, Kamis (15/8/2024). Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Sleman didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Koordinator PKH Kabupaten Sleman, Panewu Tempel beserta unsur Forkompimkap, dan para Lurah se-Kapanewon Tempel.
Panewu Tempel yang diwakili oleh Penewu Anom, Dyah Purwanti dalam sambutannya mengapresiasi 59 KPM PKH di Kapanewon Tempel yang mengajukan graduasi mandiri. Sebab, mereka dengan sukarela telah mengundurkan diri dari kepesertaan PKH.
“Saya mengajak tamu undangan untuk berdoa sejenak mendoakan para KPM PKH ini agar dikemudian hari diberi rejeki yang banyak dan barokah. Karena para KPM PKH yang telah graduasi ini merupakan pahlawan dimasyarakat, semoga bisa menjadi contoh bagi KPM yang lain,” tutur Dyah.
“KPM agar mengembangkan usahanya dengan mencontoh atau belajar dengan KPM lain yang usahanya sudah berkembang. Apresiasi juga dibeikan atas kinerja para pendamping PKH di Kabupaten Sleman dan Kapanewon Tempel, yang sudah bekerja keras memotivasi para KPM PKH sampai bisa graduasi mandiri,” imbuhnya.
Pada kesempatan itu Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, turut mengapresiasi KPM PKH yang sudah mengajukan graduasi mandiri. Ia menuturkan, graduasi mandiri ini merupakan bukti nyata keberhasilan program PKHH.
“Melalui dukungan yang diberikan, 59 KPM PKH di Kapanewon ini dapat mengubah hidup mereka dan membawa dampak positif bagi komunitas mereka. Semoga bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang, tidak hanya di Kapanewon Tempel, tetapi juga di seluruh wilayah di kabupaten Sleman,” ungkap Kustini.
“Ini membuktikan bahwa dengan tekad, ketekunan, dan dukungan yang tepat, tidak ada impian yang terlalu besar untuk dicapai. Graduasi mandiri bukanlah akhir dari perjalanan, tetapi awal dari babak baru yang penuh harapan dan kesuksesan,” sambungnya.
Sementara, Koordinator PKH Kapanewon Tempel Kabupaten Sleman, Nita Okti Susanti mengajak peserta untuk belajar dari Mars PKH kita cerdas, kita sehat, kita sejahtera.
“Mulailah dari memperhatikan hal-hal yang kecil misalnya dengan rajin ke Posyandu, nantinya kesejahteraan akan dapat dicapai,” tandasnya. (Sih Budi Daryanto/Kim Tempel).


