Sleman – PPK Tempel bersama sama dengan PPS se-Kapanewon Tempel menggelar sosialisasi tahapan pilkada di pagelaran acara bertajuk Gelar Budaya Jogja dan Bazaar UMKM Kapanewon Tempel. Sosialisasi ini dikemas dalam bentuk penyampaian ajakan untuk memberikan suaranya nanti saat hajatan pemilihan bupati dan wakil bupati Sleman tahun ini, disertai dengan pembagian brosur dan stiker kepada para pengunjung, tamu undangan, serta penjaga stand UMKM pada Selasa (20/08/2024) pagi di Lapangan Lumbungrejo Kapanewon Tempel.
Hartono, Ketua PPK Tempel yang ditemui disela-sela acara menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif yang dilakukan oleh teman-teman PPK dan PPS se Kapanewon Tempel.
“Untuk memantik partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, sebagai penyelenggara pemilu di tingkat Kapanewon atau pun Kalurahan adanya event seperti gelaran budaya dan bazaar UMKM ini dapat dijadikan sebagai ajang sosialisasi dan pendidikan politik menjadi lebih mengena kepada calon pemilih tanpa harus kita mengumpulkan orang, adanya kerumunan orang seperti ini dapat mudah diterima,” ungkap Hartono.
Sementara itu, Aji Sadewo anggota PPK Tempel yang membidangi Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM mengatakan, sosialisasi Pilkada melalui media seperti ikut hadir dalam acara yang tentu terdapat kerumunan orang ini adalah salah satu cara mendorong partisipasi aktif masyarakat, dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024.
“Untuk menuju Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Sleman tanggal 27 November 2024, ada banyak tahapan yang sudah dan akan dilakukan oleh KPU Kabupaten Sleman. Tahapan saat ini dimulai dari pengumuman Daftar Pemilih Sementara dari hasil coklit pantarlih yang baru lalu, dilanjutkan dengan penerimaan masukan dan tanggapan masyarakat terhadap DPS, serta ajakan memilih di TPS nanti,” katanya.
Ditambahkan oleh Aji, melalui sarana gelaran kesenian budaya rakyat ini, KPU Kabupaten Sleman melalui PPK dan PPS ingin memberitahukan kepada masyarakat di Kapanewon Tempel, sehingga diharapkan partisipasi aktif dari masyarakat untuk mendukung dari setiap tahapan yang sudah disusun.
“Kami harap ketika ada kegiatan dimasyarakat yang mendatangkan orang banyak sebisa mungkin kita akan selalu melakukan sosialisasi terhadap tahapan yang ada sehingga informasi tersampaikan ke masyarakat untuk datang ke TPS memberikan hak untuk memilih,” tambahnya. (sbd_kimtempel)


