Sleman – Sebanyak 560 PNS dilingkungan Kabupaten Sleman akan mengalami purna tugas/pensiun pada tahun 2016 nanti, dari PNS yang akan purna tugas tersebut tersebar di berbagai instansi di Kabupaten Sleman baik yang berada di Kecamatan maupun para guru. PNS yang akan mengalami purna tugas tahun 2016 nanti telah mengikuti pembekalan yang dilakukan Badan Kepegawaian Daerah di Aula Unit I, Selasa (28/4).
Pembekalan yang dibuka oleh Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI terbagi dalam 6 angkatan, angkatan pertama telah dimulai tanggal 28 April sampai 10 Juni 2015. Pada kesempatan tersebut Sri Purnomo mengingatkan bahwa bagi purna tugas nanti setelah menerima uang taspen harus berhati-hati jangan tergiur ajakan orang lain dengan modus investasi, karena selama ini banyak modus dilakukan untuk berbagai tindak yang tidak benar.
“Iming-iming bunga besar kadang memang menggiurkan tapi ujung-ujungnya penipuan dan itu harus diwaspadai. Boleh berusaha dan itu perlu dilakukan tapi kembali bupati mengingatkan harus selalu waspada dan harus dengan perhitungan yang masak, jangan sampai terjerumus,” kata Sri Purnomo.
Yang jelas lanjutnya setelah menerima Taspen jangan sampai semuanya digunakan untuk modal usaha, harus disisakan sebagian dan itu dikelola dengan baik untuk hari tua, dan untuk kebutuhan yang tidak terduga. Pensiun disamping untuk istirahat juga sebagian waktunya untuk momong cucu.
Ditambahkan Sri Purnomo bahwa orang yang paling beruntung adalah orang yang panjang umur bermanfaat bagi orang lain dan untuk ibadah. Sedangkan oraang yang tidak beruntung adalah umur panjang tapi tidak bermanfaat bagi orang lain, tetapi justru digunakan untuk berbuat maksiat. Sri Purnomo juga tekankan meskipun segera memasuki masa purna tugas, tetap mampu menjaga kinerja.
“Jangan sampai ada alasan, karena sudah mau pensiun, bekerja dengan seenaknya,” tutur Sri Purnomo.
Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Sleman Drs Iswoyo Hadiwarno mengatakan bahwa tujuan pembekalan tersebut untuk memberikan motivasi kepala PNS calon purna tugas tahun 2016 agar lebih siap dan bersemaangat dalam menjalani masa pensiun saerta memberikan pengetahuan teknis tentang prosedur pengusulan pensiun daan pengurusan hak peserta Taspen kepada calon pensiun.***


