MTQ Tidak Hanya Sebatas Mencari Qori dan Qoriah

Sleman – Bertempat  di Rumah Dinas Bupati Sleman, Kamis (30/4) diselenggarakan pembukaan MTQ tingkat Kecamatan. Hadir pada acara tersebut  Bupati Sleman, Kepala Kementrian Agama Sleman.

Dalam laporan Panitia MTQ tingkat Kecamatan yang disampaikan oleh Drs H Heri Sutopo MM MSi yang juga Kepala Bagian Kesra bahwa tujuan dari diselenggarakan MTQ ini untuk menyeleksi Qori-Qiriah serta Penghafal Al Quran di tingkat Kecamatan sekaligus untuk menyukseskan Hari Jadi Sleman Ke-99.

Dalam sambutannya Bupati Sleman,  Drs H Sri Purnomo MSI  menyampaikan bahwa  peserta Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ)dari seluruh Kecamatan dan  MTQ ini merupakan salah satu ben­tuk pembinaan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan ibadah umat Islam khususnya generasi muda, dalam membaca, memahami dan menghayati Kitab Suci Al Qur’an’.

Sri Purnomo juga  berharap agar pelaksanaan MTQ tidak berhenti hanya sebatas sebagai proses seleksi qori-qoriah, lebih dari itu MTQ ini dapat dijadikan ajang pengembangan kepribadian dan karakter sebagai generasi Qurani. Penyelenggaraan MTQ ini penting maknanya, disaat banyak sorotan dan keprihatinan, perilaku dan akhlak generasi muda.

“Kita melihat di berbagai media massa, tindakan kriminal yang melibatkan remaja pria maupun perempuan, anarkisme, seks bebas, sampai dengan penyelahgunaan narkoba. Dari berbagai kejadian-kejadian tersebut, tentunya menggugah kesadaran kita semua untuk menekankan kembali ajaran Al Quran terutama di kalangan generai muda,” kata Sri Purnomo.

Untuk itu  nilai-nilai Al Qur’an diharapkan bisa menjadi dasar pembangunan karakter generasi muda  dalam membentuk akhlak yang mulia dan  diharapkan dapat menjadi sarana internalisasi nilai-nilai luhur Al Qur’an di kalangan generasi muda.

Para peserta tidak hanya dituntut dapat berprestasi di ajang MTQ tetapi yang terpenting, harus berperan mensosialisasikan nilai-nilai luhur Al Quran tersebut di  lingkungannya.

Dalam Al Quran terkandung nilai-nilai akhlaqul karimah yang seharusnya menjadi perilaku setiap muslim. Terlebih lagi Al-Qur’an merupakan sumber utama syariat Islam. Yang  me­muat aturan  hubungan manusia dengan Allah, hubungan dengan sesamanya dan hubungan antar manusia dengan alam dan lingkungannya.

“Jadikanlah MTQ ini sebagai sarana pembelajaran dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Al Qur’an,” kata Sri Purnomo.

image_pdfimage_print
Bagikan: