Bupati Sleman Kukuhkan KSB Sigap

Sleman – Bupati Sleman kukuhkan kepengurusan KSB Sigap (Sumberrejo Siaga Bencana) periode 2024-2027, di lapangan Kalurahan Sumberrejo, Kapanewon Tempel, Kamis (29/8/2024).

Proses pengukuhan tersebut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Mustadi, Kepala Bidang Linjamsos, Ludiyanta, Kepala Tim Bansos PFM, Wahyudin,  Penelaah Teknis Kebijakan, Dhina Rohmawati, Penyuluh Sosial, Andy Kurnia Yuliawan, Pengadministrasi Umum, Maharani Indhira Astuti, Kepala Dinas Sosial DIY yang diwakili oleh Kepala Bidang Perlindungan Sosial, Sigit Alifianto, dan staf bidang Perlinsos, Dody Sulistiyanto, Lurah Sumberrejo, Anjar Purwanto beserta pamongnya, Penewu Tempel yang diwakili oleh Penewu Anom Dyah Purwanti,  Kapolsek Tempel, Danramil Tempel.

Hadir pula FK Tagana DIY, Agus Cahyana, FK Tim KSB DIY, Suharno, FK Tagana Sleman, Sarjiman, serta FK Tim KSB Sleman, Sri Maryanti.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Mustadi,S.Sos,MM, menyampaikan sumber anggaran kegiatan ini dari APBD Perubahan Sleman Tahun 2024.

“Kami laporkan kepada Bupati bahwa peserta kegiatan ini sejumlah 50 orang terdiri atas unsur relawan, linmas, karang taruna dan kader. Kegiatan selama tiga hari ini berupa penyampaian materi secara klasikal tentang pemahaman KSB, dan pelatihan divisi yang terdiri atas Keposkoan, Shelter, TRC, PP, Logistik dan DU,” ungkap Mustadi.

“Selain itu juga ada kegiatan simulasi kebencanaan serta diakhiri dengan pengukuhan pengurus. Selain itu juga diucapkan terima kasih atas dukungannya kepada semua pihak baik pemerintah Kalurahan Sumberrejo, Penewu Tempel, Kapolsek, Danramil, Puskesmas, BPBD Sleman, Dinas Sosial DIY, FK Tagana DIY, FK Tim KSB DIY dan FK Tim Tagana Sleman,” sambungnya.

Sementara itu Ketua FK Tagana DIY, Agus Cahyana, selaku salah satu narasumber selain narasumber yang lain dari Dinas Sosial DIY, juga dari FK Tim KSB DIY, mengatakan diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Sleman ini sudah disusun agenda kegiatan selama 3 hari.

“Hari ini merupakan hari terakhir dari rangkaian kegiatan pembentukan KSB di Kalurahan Sumberrejo Kapanewon Tempel Kabupaten Sleman. Sebelumnya pada hari pertama merupakan kegiatan sosialisasi/penyuluhan, dan kegiatan pada hari kedua berupa pelatihan bagi divisi. Sedang untuk hari ini diadakan simulasi alur penanganan kejadian bencana dengan jenis bencana puting beliung,” ungkap Agus.

Setelah pengukuhan pengurus KSB “SIGAP”, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan prosesi pengukuhan KSB itu merupakan salah satu langkah strategis mitigasi bencana wilayah tersebut.

“Pengukuhan KSB ini sebuah langkah yang strategis, mengingat Sumberrejo termasuk daerah rawan bencana, sehingga pemerintah selalu berupaya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk membangun kesiapsiagaan dan kewaspadaan menghadapi potensi bencana.Kepada pengurus yang hari ini dikukuhkan agar dapat mengedukasi ke masyarakat mengenai mitigasi bencana sehingga terjadinya korban jiwa dapat diminimalisir,” tuturnya.  

Kustini menambahkan KSB merupakan metode penanggulangan bencana berbasis masyarakat untuk mengubah pola tindak dan pola pikir sehingga sesuai dengan potensi lokal, dengan perencanaan, pengorganisasian, penyelenggaraan, dan pengendalian. Selanjutnya Bupati menyerahkan secara simbolis barang logistik untuk Lumbung Sosial KSB yang salah satunya berasal dari Dinas Sosial DIY senilai 130 juta rupiah. (Sih Budi Daryanto / Kim Tempel).

image_pdfimage_print
Bagikan: