Sleman – Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo memberikan apresiasi yang tinggi kepada Panewu Berbah dan jajarannya atas suksesnya penyelenggaraan gelar budaya dan gelar UMKM dalam rangka memperingati HUT ke-79 RI dan peringatan 12 tahun Undang – Undang Keistimewaan DIY.
Pada kesempatan itu, Bupati Sleman menjelaskan bahwa kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah dari pihak manapun. Namun jerih payah bangsa Indonesia yang berperang merebut negara dan mengusir penjajah dari bumi Nusantara.
“Untuk membalas pengorbanan para pejuang yang berperang sampai tetes darah penghabisan, hendaklah kita seyogyanya mengisi kemerdekaan dengan membangun negara atau daerahnya sesuai potensi yang dimiliki dan kapasitas masing-masing,” ucap Kustini pada kegiatan Gelar Budaya dan Gelar UMKM 2024 yang berlangsung di Pendopo Kapanewon Berbah, Rabu malam (28/08/2024).
Kustini menambahkan, pembangunan Kabupaten Sleman dalam pelbagai bidang telah banyak dirasakan masyarakat, meliputi turunnya angka kemiskinan, stunting, serta pengendalian kenaikan harga bahan pokok dipasaran sehinga inflasi bisa terjaga.
“Semua itu merupakan salah satu cara mengisi kemerdekaan, membangun di semua bidang,” tuturnya.
Lebih lanjut, tumbuh kembang beragam budaya yang ada Sleman termsuk di Berbah, menjadi warisan adiluhung yang harus dilestarikan. Hal itu berdampak pada menguatnya perekonomian masyarakat.
Sementara untuk memutus rantai kemiskinan, Kustini menuturkan salah satu upaya yang ditempuh ialah program mencetak sarjana dari keluarga miskin dengan program kuliah gratis.
“Harapannya dengan meningkatnya pendidikan akan meningkat pembangunan. Mari bersama-sama membangun Sleman untuk Sleman sehat sejahtera,” ajak Kustini.
Selain Bupati Sleman, hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sleman, Tina Hastani, Kepala Bidang Adat Tradisi Lembaga Budaya dan Seni Kundo Kebudayaan Sleman, Ignatius Ferianto, anggota DPRD Sleman, Galuh Saraswati Laksono, Mbah Wanto, Panewu Berbah, Forkompim Berbah, lurah, budayawan serta masyarakat Berbah.
Panewu Berbah, Tri Akmeriyadi menyampaikan kegiatan gelar budaya dan gelar UMKM merupakan rangkaian peringatan HUT ke-79 RI dan memperingati penetapan Keistimewaan DIY ke-12 yang diperingati tiap tanggal 31 Agustus sesuai ketetapan UU RI nomor 13 tahun 2012.
Pada kegiatan ini dipentaskan berbagai kesenian yang ada tumbuh dan berkembang lestari di Kapanewon Berbah, serta bazar berbagai produk UMKM Berbah.
Tri menambahkan, pembangunan di wilayah Berbah sudah dilakukan di berbagai sektor baik fisik dan non fisik.
“Untuk selanjutnya diharapkan pembangunan di Berbah semakin bertambah lebih baik lagi dengan Slogan Berbah Gumregah, Sleman Sembada, Jogja Istimewa,” kata Tri. (Kusnadi / KIM Berbah)


