Melihat Pusat Perputaran Ekonomi Desa lewat Pasar Desa Randu Alas

Sardonoharjo – Suasana Sabtu (31/08/2024) pagi sudah ramai di Pasar Randu Alas yang merupakan pasar desa yang terletak di Candi 3, Kalurahan Sardoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman. Pasar ini merupakan pusat interaksi dan perputaran ekonomi bagi warga sekitar, yang aktif dari subuh hingga menjelang siang. Di sini, pedagang dan pembeli bertemu untuk melakukan berbagai transaksi, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun barang-barang lainnya. Pasar ini menjadi tempat penting dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

Pasar Randu Alas yang dikelola oleh Kalurahan Sardoharjo ini adalah pasar tradisional. Pasar ini mempertahankan ciri khas pasar tradisional dengan berbagai pedagang yang menjual aneka kebutuhan pokok, sayur-mayur, buah-buahan, dan barang-barang kebutuhan lainnya. Suasana pasar ini sangat kental dengan interaksi sosial antara penjual dan pembeli, yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat setempat.

Terletak di tengah pembangunan yang terus berkembang. Pasar ini dihimpit oleh berbagai kegiatan pembangunan dan dikelilingi oleh dua kampus besar, yaitu Universitas Islam Indonesia (UII) dan Sunan Pandanaran. Keberadaan dua kampus ini membuat Pasar Randu Alas tidak hanya menjadi tempat berbelanja bagi warga sekitar, tetapi juga menarik minat mahasiswa dan civitas akademika yang mencari kebutuhan sehari-hari. Hal ini menjadikan pasar ini semakin ramai dikunjungi, terutama pada pagi hari.

Septa Dwi Yanti, seorang mahasiswa UII asal Kalimantan Timur, merasa sangat terbantu dengan adanya Pasar Randu Alas yang dekat dengan tempat kosnya.

“Saya dan teman-temannya sering berbelanja di pasar ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya,

Meskipun Pasar Randu Alas berukuran relatif kecil, pasar ini cukup lengkap dalam menyediakan berbagai kebutuhan sehari-hari. Pengunjung seperti Septa Dwi Yanti dan teman-temannya dapat menemukan berbagai barang yang mereka butuhkan.

“Menjadikan pasar ini pilihan yang nyaman dan praktis untuk berbelanja,” kata Septa. (Eka Sastra – KIM Sardonoharjo)

image_pdfimage_print
Bagikan: