Sleman – Berdasarkan Permen Kemendikbudristek RI Nomor 56/M/2022 bahwa Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Kurikulum Merdeka merupakan kokurikuler (kegiatan pembelajaran) yang berbasis proyek. Hal tersebut dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai profil Pelajar Pancasila.
Menindak lanjuti hal tersebut, SMP Negeri 2 Moyudan menggelar berbagai kegiatan P5 pada masing-masing kelas dengan tema berbeda, Rabu (4/9/2024).
Staf Kesiswaan SMP N 2 Moyudan, Wawan Abdul Malik menyampaikan kegiatan P5 digelar serentak pada masing-masing kelas dengan tema yang berbeda. Untuk kelas 7 tema yang diusung ialah kearifan lokal. Sementara kegiatan P5 untuk kelas 8 bertema suara demokrasi, dan kegiatan P5 kelas 9 bertema Bhineka Tunggal Ika.
“Untuk kelas 7 temanya adalah kearifan lokal. Dengan tema tersebut para peserta didik praktik langsung membuat jamu berbahan empon-empon,” ungkapnya.
“Untuk kelas 8 dengan tema suara demokrasi, para peserta didik praktik melaksanakan pemilihan ketua OSIS. Sedangkan untuk kelas 9 temanya Bhineka Tunggal Ika, para peserta didik melakukan kirab ragam budaya berkeliling di sekitar Sumberarum dengan jarak kurang lebih 3 km,” tambah Wawan.
Pada kesempatan itu, Kepala Sekolah SMP N 2 Moyudan, Suhartono turut memberikan apresiasi yang tinggi kepada para peserta didik dan orang tua siswa. Sebab, dengan semangat dan gotong royong yang tinggi, kegiatan tersebut bisa terwujud.
Suhartono juga menuturkan tema Kebhinekaan yang menampilkan ragam budaya, dan agama, diharapkan bisa memberikan bekal kepada peserta didik untuk memahami keaneka ragaman budaya, suku, serta agama. Hasil akhirnya peserta didik mampu menerapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kepada peserta karnaval kami harap untuk disiplin di jalan dan menjaga nama baik sekolah,” Kata Suhartono ketika melepas karnaval budaya. (Giek / KIM Moyudan )


