Sleman – Dua tim dari Sleman yang terdiri dari empat siswi lolos dan mengikuti Festival Inovasi Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2024 pada Kamis hingga Jum’at (25-27/9/2024) di Smesco Indonesia Jl. Gatot Subroto Pancoran Jakarta Selatan. FIKSI adalah kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset & Teknologi Republik Indonesia.
Tim pertama yakni Gazela Araya Bintang (XII IPS-1) dan Najwa Khaira Jauza (XI A) dari MAN 4 Sleman, memamerkan karya mereka yakni Deezle atau Disability Puzzle, sebuah permainan sekaligus media belajar untuk anak-anak penyandang disabilitas tunagrahita.
“Deezle ini sudah kami uji coba di sebuah sekolah luar biasa (SLB) di wilayah Sleman setelah mendapat ijin dari Dikpora,” jelas Gazela serta meraih stand terbaik saat diundang pameran oleh Dikpora DIY.
Tim kedua Shofi Nabila (XII H) dan Muthiah Azzahrawani (XII F) dari MAN 3 Yogyakarta (Mayoga), mengusung desain grafis tentang gamelan. Melalui berbagai media, informasi tentang gamelan dapat diperoleh masyarakat dengan cara scan barcode yang tertera di flashcard. Karya menarik lainnya diwujudkan dalam bentuk mug, block note, tote bag, kipas, hingga gantungan kunci.
Sementara, dari Kabupaten Sleman sendiri hanya dua tim yang lolos FIKSI 2024 dan diundang untuk pameran di Jakarta. Menurut Direktur Smesco Indonesia, Wientor Rah Mada, FIKSI tahun 2024 diikuti oleh 1941 peserta dari 333 sekolah, yang terdiri dari 182 SMA/MA dan 151 SMK, berasal dari 25 provinsi dan satu SLNI (Sekolah Indonesia Luar Negeri) Kinabalu.
“Sedangkan pada tahun 2023, FIKSI diikuti 1600 peserta sehingga ada kenaikan signifikan,” ungkap Wientor.
“Semangat luar biasa para siswa untuk berwirausaha. Semangat jangan hanya berhenti pada kompetisi FIKSI saja, wujudkan untuk mendirikan usaha, wirausaha penuh tantangan,” tegasnya.
Wientor menegaskan dari 100 orang terkaya di Indonesia, tidak ada satu pun dari PNS/ASN. Semua berprofesi pengusaha, tegasnya. Jika para siswa menginginkan menjadi wirausahawan, Smesco siap mendukung dan mendampingi.
FIKSI secara resmi dibuka oleh Direktur Jendral (Dirjen) Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia, Suharti. Pada kesempatan itu, Suharti berpesan agar para kepala dinas dan kepala sekolah mendorong dan mendukung program-program kewirausahaan di sekolah. “Kemendikbudristek mengenalkan wirausaha kepada siswa sejak dini, bahkan sejak anak belajar di PAUD,” tegasnya.
Suharti berharap para peserta FIKSI untuk terus berkarya melakukan inovasi, bukan semata karena lomba.
Suharti didampingi Wientor Rah Mada, serta para direktur memencet tombol sebagai tanda dibukanya secara resmi Pameran FIKSI 2024, dilanjutkan mengunjungi booth-booth pameran. FIKSI 2024 mengusung tema “Merdeka Berprestasi Talenta Vokasi Menginspirasi.”
Secara umum kompetisi terbagi dua kategorii yakni rencana usaha dan pengembangan usaha, dengan bidang yakni boga, kriya, desain grafis, fashion, budidaya dan lintas usaha, industri kreatif, kesehatan dan wirausaha sosial, pariwisata & kuliner, serta teknologi digital. (Edy / KIM Sumber Biwara Moyudan)


