Sleman – Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo SMI meminta masyarakat untuk bersama-sama mengevaluasi pembangunan yang selama ini telah dilakukan pemerintah daerah setempat.
“Tahun 2015 ini merupakan tahun terakhir penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dari rangkaian rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) tahun 2010-2015,” kata Sri Purnomo , Minggu (10/5).
Menurut dia, berkenaan dengan hal tersebut, seluruh warga masyarakat Sleman diharapkan secara bersama-sama mengevaluasi pembangunan di Sleman agar lebih makmur dan sejahtera.
“Meskipun di bidang kesehatan, pendidikan, perekonomian, pertanian, sosial dan lainnya telah membaik namun tetap harus memberi perhatian pada pembangunan masyarakat Sleman,” katanya.
Dikatakan Sri Purnomo, Pemkab Sleman telah berupaya melakukan penanganan masalah kemiskinan secara terintegrasi dan terpadu. Secara umum apabila dilihat dari persentase KK miskin, grafik angka kemiskinan memperlihatkan penurunan.
“Angka kemiskinan pada 2014 menjadi 11,85 persen dengan jumlah KK miskin sebanyak 43.798 KK dari total 369.534 KK yang terdiri dari 150.002 jiwa miskin dan 53.763 jiwa rentan miskin,” katanya.
Sri Purnomo mengatakan, jumlah tersebut mengindikasikan bahwa masih banyak yang harus dikerjakan untuk mewujudkan masyarakat Sleman yang sejahera lahir dan batin.
“Kami mengucapkan terima kasih pada masyarakat Sleman yang telah berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Sleman,” katanya.


