Petani Minta Distribusi Pupuk Diperhatikan

Sleman – Menjelang musim tanam kedua tahun ini, petani di Sleman minta agar distribusi pupuk tidak bermasalah. Petani mendesak pemerintah memperhatikan distribusi pupuk secara tepat dan tidak terlambat. Hal tersebut diungkapkan anggota FPKB DPRD Sleman H Wawan Prasetia kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (11/5), usai acara penyerapan aspirasi warga di tiga kecamatan. Di antaranya di Dusun Balong Mantaran Trimulyo Sleman, Dusun Kadirojo Margorejo Tempel dan Dusun Knaruhan Donokerto Turi.

Menurut Wawan, pada musim tanam pertama kemarin para petani di daerah tersebut sempat mengalami kesulitan mendapatkan pupuk. Tak mau pengalaman serupa terulang di musim tanam kedua ini, petani mendesak Pemkab Sleman agar memperhatikan soal distribusi pupuk tersebut.

“Permintaan petani cukup sederhana yakni tak ada keterlambatan pengadaan pupuk. Distribusi pupuk harus tepat agar induk padi saat musim tanam tidak mengalami keterlambatan pemupukan. Harapannya bisa menghasilkan panen yang maksimal,” kata Wawan.

Selain menyoroti soal pupuk, petani juga berharap ada bantuan alat pembajak sawah. Mengingat saat musim tanam tiba, petani kesulitan untuk menyewa traktor.

“Kalau pun harus menyewa, biaya sewanya mahal,” tambah Wawan.***

image_pdfimage_print
Bagikan: