Sebanyak 86 Kalurahan di Sleman Ikuti Bimtek Digitalisasi Kearsipan

Sleman – Pengelolaan arsip menjadi hal yang penting karena merupakan bukti otentik yang harus dijaga. Dengan menerapkan pengelolaan arsip yang baik, pencarian sebuah dokumen akan menjadi mudah.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Ari Widaryana pada acara Bimtek Digitalisasi Kearsipan Pemerintah Kalurahan yang diselenggarakan di Ruang Rapat Sembada Sekretariat Daerah kabupaten Sleman, Rabu (23/10/2024).

Bimtek kali ini diikuti oleh 172 peserta dari 86 kalurahan, yang dibagi menjadi empat angkatan. Di mana, penyelenggaraan bimtek tersebut bertujuan untuk memberikan informasi arsip digital pemerintah kalurahan dalam rangka meningkatkan kinerja seluruh kalurahan se-Kabupaten Sleman.

“Dahulu pengarsipan secara manual sehingga harus dijaga dengan baik, karena jika tidak dijaga dengan baik akan mudah hilang, hancur atau rusak,” kata Ari.

“Ini perlu jadi perhatian kita bersama,” imbuhnya.

Lebih lanjut, di era digital pengelolaan kearsipan harus tanggap untuk memudahkan proses pencarian apabila dokumen tersebut dibutuhkan sewaktu-waktu.  

Ari berharap aplikasi pengelolaan kearsipan yang disosilasikan pada kesempatan ini bisa dimanfaatkan pemerintah kalurahan.

“Kami berharap ke depan aplikasi ini bisa mulai digunakan, meskipun aplikasi ini mungkin bukan tanpa hambatan akibat ada troublel misalnya. Namun diharapkan dapat mengamankan dan mempermudah pendokumentasian, agar ke depan menjadi lebih baik,” ucap Ari.

“Mari bimtek ini diikuti dengan sebaik-baiknya. Kegiatan ini adalah bagian dari perjuangan kita untuk mewujudkan ketertiban di segala bidang dengan membangun kearsipan di tingkat kalurahan,” tandasnya. (Endarwati/KIM Donoharjo Ngaglik)

image_pdfimage_print
Bagikan: