Pemanfaatan Software Berbasis AI Untuk Anotasi Aspek 5W1H Konten Berita

Seiring dengan perkembangan teknologi, kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah membawa berbagai inovasi yang bermanfaat bagi dunia jurnalistik. Salah satu pemanfaatannya adalah dalam penggunaan software Prodigy berbasis AI untuk anotasi aspek 5W1H dalam konten berita. Hal tersebut dituturkan Kepala Kantor Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Yohanes Sigit Purnomo selaku pemateri dalam workshop penulisan jurnalistik yang berlangsung di Gedung Perpustakaan Kampus 4 Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Sabtu (2/11/2024).

Metode ini mempermudah jurnalis dalam mengidentifikasi elemen-elemen dasar berita yang mencakup What, Who, When, Where, Why, dan How, sehingga memudahkan proses penyuntingan dan analisis data.

Sigit menjelaskan peran Prodigy dalam anotasi 5W1H ini sangat penting mengingat kompleksitas data yang harus diolah oleh para jurnalis dan redaksi. Dalam setiap berita, informasi inti yang disampaikan melalui 5W1H seringkali menjadi hal mendasar yang perlu diidentifikasi dengan cepat dan tepat.

Dengan bantuan software Prodigy maka proses ini bisa berlangsung lebih efisien, karena AI mampu menganalisis dan menandai setiap elemen yang relevan secara otomatis. Pemanfaatan teknologi ini tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga meningkatkan akurasi dalam pengumpulan informasi.

Menurutnya, AI dapat secara otomatis memindai teks dan memisahkan setiap informasi yang sesuai dengan kategori 5W1H. Contohnya, software ini mampu mendeteksi siapa yang terlibat dalam suatu peristiwa (Who), kapan peristiwa tersebut terjadi (When), dan alasan mengapa hal tersebut terjadi (Why). Dengan demikian, proses pencarian informasi dapat berlangsung lebih cepat tanpa mengabaikan detail penting.

“Dengan bantuan software Prodigy untuk anotasi 5W1H maka proses penyusunan berita dapat berlangsung lebih cepat,” terang Sigit.

Dalam konteks media massa, kecepatan adalah salah satu faktor utama yang menentukan kesuksesan. Dengan bantuan software AI untuk anotasi 5W1H, proses penyusunan berita dapat berlangsung lebih cepat, karena jurnalis tidak perlu lagi secara manual memeriksa ulang elemen-elemen dasar berita.

“Hal ini tentu saja dapat mempercepat penyebaran informasi ke masyarakat secara luas,” imbuhnya.

Selain membantu dalam penyusunan berita, software Prodigy juga berguna dalam analisis konten. Perangkat ini memungkinkan perusahaan media untuk melakukan evaluasi terhadap banyak berita dalam waktu singkat, sehingga dapat menyajikan laporan atau analisis yang lebih mendalam kepada pembaca. Hal ini penting untuk meningkatkan kualitas informasi dan memberikan perspektif yang lebih luas bagi masyarakat.

Pemanfaatan software berbasis AI untuk anotasi 5W1H ini diharapkan terus berkembang dan di masa depan memiliki kemampuan untuk memahami konteks yang lebih kompleks, sehingga dapat memberikan anotasi yang lebih akurat dan mendalam.

“Semoga kecerdasan buatan ini dapat membantu jurnalis dalam menghadirkan informasi yang akurat, cepat dan relevan,” cetusnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)

image_pdfimage_print
Bagikan: