Sleman – Puluhan pendaki gunung dari berbagai wilayah di Yogyakarta berkumpul dalam kegiatan malam Keakraban (Makrab) yang diselenggarakan oleh Keluarga Besar Komunitas Pendaki Indonesia Koordinator Wilayah Jogja Istimewa (PIJOGIS), di Wanadesa Dusun Kaliabu RW.12 Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping, Selasa (5/11/2024).
Kegiatan yang mengusung tema ‘Merajut Kebersamaan, Menaklukkan Ketinggian’ ditujukan untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan solidaritas antar anggota komunitas pendaki.
Malam Keakraban ini diawali dengan sambutan dari Ketua Panitia, Viki Ridwan yang menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh peserta dan dukungan dari warga Dusun Kaliabu. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi berbagi (sharing) pengalaman pendakian, dan strategi menjaga keselamatan serta kelestarian alam dari para pendaki senior.
Menurut Ketua Panitia Makrab Pendaki Indonesia Korwil Jogja, Viki Ridwan acara ini merupakan bentuk apresiasi terhadap anggota yang selama ini aktif dalam kegiatan pendakian sekaligus wadah untuk saling berbagi pengalaman.
“Kebersamaan dan kekompakan yang kita rasakan merupakan bukti nyata bahwa kita adalah satu keluarga besar yang saling mendukung, saling menjaga, dan saling menghargai,” tutur Ridwan.
Ia pun berharap kebersamaan yang tercipta menjadi pondasi yang kuat bagi komunitas untuk terus menjelajahi keindahan alam Indonesia sambil menjaga kelestariannya.
Kehadiran warga menambah keakraban antara komunitas pendaki dan masyarakat sekitar sehingga menciptakan ikatan baru yang harmonis dan saling mendukung. Salah satu warga sekaligus pengurus Wanadesa Dusun Kaliabu, Paryoto mengungkapkan kegembiraannya atas terlaksananya acara ini.
“Kami tidak hanya menjadi lebih dekat sebagai komunitas, tetapi juga mendapatkan pelajaran berharga mengenai pentingnya kebersamaan dan persahabatan di alam terbuka,” ujar Paryoto.
Selain itu, pengurus Wanadesa ingin menanamkan kesadaran kepada para pendaki tentang pentingnya menjaga alam saat mendaki sebagai tanggung jawab menjaga lingkungan.
Pihaknya juga membuka peluang untuk membangun kolaborasi yang lebih luas, baik antar komunitas pendaki maupun dengan pihak terkait lainnya seperti lembaga konservasi, pemangku kebijakan, maupun organisasi pecinta alam.
Di akhir kegiatan, Paryoto berharap agar kebersamaan ini terus terjaga dan Pendaki Indonesia Kordinator Wilayah Jogja Istimewa dapat semakin berkembang dalam menjaga alam dan menginspirasi masyarakat.
“Semoga pengalaman dan momen indah yang kita lewati bersama di Wanadesa ini bisa terus kita kenang dan menjadi penyemangat dalam setiap langkah kita ke depan,” tutupnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)


