Panitia Pemungutan Suara (PPS) Trihanggo menyerahkan dana operasional pembentukan tempat pemungutan suara (TPS) serta buku pedoman kerja Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) kepada 28 Ketua KPPS di Graha Mangesti Hanggo, Kantor Pemerintah Kalurahan Trihanggo, Jumat malam (23/11/2024). Penyerahan ini merupakan bagian dari persiapan penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati sleman 2024 yang akan digelar dalam waktu dekat.
Ketua PPS Trihanggo, Adnan Iman Nurtjahjo menyampaikan bahwa dana operasional tersebut ditujukan untuk mendukung kesiapan setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS), seperti penyediaan sarana dan prasarana pembuatan TPS, alat tulis kantor, konsumsi makan dan minum, sewa tenda dan kursi, sewa alat pengganda atau printer, hingga kebutuhan logistik lainnya.
“Kami berharap dengan fasilitas ini, TPS dapat berfungsi optimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pemilih,” ungkapnya saat membuka acara.
Selain dana operasional, PPS Trihanggo juga membagikan buku pedoman KPPS yang berisi panduan teknis dan prosedur selama proses pemungutan dan penghitungan suara. Buku tersebut diharapkan dapat menjadi pegangan utama petugas KPPS dalam melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai regulasi yang berlaku.
Penyerahan dana operasional dilakukan Ketua PPS Trihanggo, Adnan Iman Nurtjahjo bersama staf keuangan sekretariat PPS Trihanggo, Ridhan Wahyuti secara secara satu per satu kepada seluruh Ketua KPPS yang hadir, diikuti dengan penjelasan singkat tentang penggunaan dana operasional beserta cara pembuatan laporan pertanggungjawaban keuangan oleh Leoni Rizky Kiswari selaku staf administrasi sekretariat PPS Trihanggo. Sedangkan buku pedoman kerja Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara dibagikan oleh anggota PPS Trihanggo Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, Dewi Safitri Ariani.
“Dana ini harus digunakan secara tepat sasaran dan dipertanggungjawabkan sesuai mekanisme,” tegas Leoni dihadapan KPPS.
Wira Kurniawan, salah satu Ketua TPS yang menerima buku pedoman teknis pemungutan dan penghitungan suara sekaligus dana operasional pembentukan tempat pemungutan suara tersebut, menyatakan apresiasinya atas dukungan Panitia Pemungutan Suara Kalurahan Trihanggo.
“Buku pedoman ini sangat membantu kami memahami prosedur dan meningkatkan kesiapan di TPS 13 dusun Baturan,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, PPS Trihanggo juga mengadakan sesi diskusi dan tanya jawab dengan para Ketua KPPS. Beberapa diantaranya menyampaikan aspirasi dan tantangan yang mereka hadapi dalam proses persiapan, seperti keterbatasan tempat dan kebutuhan tambahan logistik. PPS berjanji akan berkoordinasi lebih lanjut untuk mencari solusi terbaik.
Dengan penyerahan dana operasional dan buku pedoman teknis ini, PPS Trihanggo optimistis seluruh TPS di wilayahnya dapat beroperasi sesuai prosedur dan memberikan pengalaman pemilihan yang baik bagi masyarakat. Warga pun diimbau untuk menggunakan hak pilihnya pada hari pemungutan suara nanti serta diharapkan dapat bekerjasama demi menciptakan pemilihan yang jujur, adil, dan transparan.
Langkah ini menunjukkan keseriusan penyelenggara pemilihan di tingkat kalurahan untuk memastikan proses demokrasi berjalan lancar dan menjadikan Kalurahan Trihanggo sebagai contoh penyelenggaraan pemilihan yang berkualitas. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)


