Sleman Butuh Sentuhan Wisata Kreatif

Sleman – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sleman, Ir AA Ayu Laksmidewi TP MM mengakui jika wisata di Sleman tidak seperti wisata di kabupaten lain. Kabupaten Sleman tidak memiliki obyek wisata air unggulan seperti pantai di Kabupaten Gunungkidul, Kulonprogo, dan juga Bantul.

“Kita di Sleman ini tidak mempunyai potensi alam berlebih seperti Gunungkidul sehingga pengelolaan wisata di Sleman butuh sentuhan kreatif,” kata Ayu, Selasa (26/5).

Menurut Ayu, Sleman harus memanfaatkan potensi wisata yang ada melalui desa wisata yang sudag ada. Saat ini terdapat 25 desa wisata yang representatif dari total 34 desa wisata yang sudah dikukuhkan. Dikatakan Ayu, obyek wisata yang menyumbang pemasukan terbanyak adalah Kaliurang. Dan Kaliurang menjadi penyumbang terbesar hingga bulan April dan sampai April 2015 ini pemasukan sudah mencapai Rp 1,4 miliar.

“Kontribusi ini terbesar dari Kaliurang,” tutur Ayu.

Selama ini Kaliurang adalah satu-satunya wisata alam unggulan di Sleman dengan segala isinya yang mendukung suasana liburan wisatawan. Oleh karena itu, dinas berencana akan melakukan tata wisata di tempat itu.

“Rencana kami akan membangun taman keceh agar anak-anak bisa bermain air lebih lama. Lalu taman kupu-kupu dan atraksi malam,” katanya.

Selama ini, imbuh Ayu, ketika berbicara tentang Kaliurang, yang ada dalam benak masyarakat hanyalah Tlaga Putri, lava tour dengan jeeb, setelahnya pulang. Dinas ingin menyuguhkan wahana menarik lain agar wisatawan tinggal lebih lama.

image_pdfimage_print
Bagikan: