PMI Kabupaten Bandung Kulik Tata Kelola PMI Sleman

Sleman – Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung Jawa Barat melakukan kunjungan Study Tiru ke PMI Kabupaten Sleman, Kamis 19/12/2024. Delegasi PMI Kabupaten Bandung diterima Pengurus PMI Kabupaten Sleman di Markas PMI.

Wakil Ketua PMI Kabupaten Bandung Yani Suradi menjelaskan, kunjungannya bersama Kepala Markas dan Pengurus bertujuan belajar tentang Tata Kelola Organisasi PMI.

“Tata kelola dimaksud menyangkut Pengelolaan Organisasi Kemarkasan, Unit Donor Darah serta pengelolaan Klinik,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, di Kabupaten Bandung unit-unit kegiatan belum terkoordinir menjadi satu. Bahkan terkesan seperti berdiri sendiri. Pada kepengurusan yang baru dilantik bulan Juli 2024 lalu pengurus akan menata lebih baik agar organisasi berjalan lebih baik dan makin memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menanggapi maksud dan tujuan kunjungan PMI Kabupaten Bandung itu Ketua PMI Kabupaten Sleman Mafilindati Nuraini menjelaskan, tata kelola organisasi PMI Kabupaten Sleman melalui satu pintu. Masing-masing tidak berjalan sendiri-sendiri. 

“Keberadaan Unit Donor Darah (UDD), Klinik maupun Diklat  merupakan bagian kegiatan PMI secara utuh. Dalam hal ini rencana dan program kerja dan rencana anggaran diusulkan dan ditetapkan melalui musyawarah kerja termasuk Kemarkasan dan bidang-bidang,” jelas Mafilinda.

Melengkapi paparan Mafilinda, Sekretaris PMI Jazim Sumirat umengatakan bahwa dalam kepengurusan PMI ada Forum pertemuan rutin setiap hari Senin yang diikuti oleh pengurus, Kepala UUD, Kepala Klinik  dan Kepala Markas. Dalam forum itu dimanfaatkan untuk laporan dan evaluasi kegiatan mingguan,  perencanaan pelaksanaan program yang telah diputuskan  serta hal lain yang dipandang urgen untuk ditangani.

Terkait informasi yang diminta tamu tentang pelaksanaan Bulan Dana dan Ladamanis, Jazim mengatakan bahwa kontribusi terbesar berasal dari pembayar pajak tahunan kendaraan bermotor melalui Samsat. Pelaksanaan Bulan Dana setiap tahun periodenya beda, yang sudah berjalan bulan berganti agar pembayar pajak kendaraan memiliki kesempatan yang sama, misal 2024 Januari -Juni, tahun 2025 Juli – Desember.

Sementara untuk Ladamanis PMI Kabupaten Sleman merupakan Inovasi yang dirintis oleh Pengurus PMI periode sebelumnya.

“Pada prinsipnya Ladamanis adalah Layanan Darah Sleman Gratis yang diperuntukkan bagi masyarakat penduduk Sleman bila sedang sakit dan memerlukan transfusi darah. Jumlah tidak dibatasi sesuai kebutuhan dan tanpa memandang status sosial. Biaya pengolahan/produksi darah berasal dari APBD Kabupaten Sleman, pelaksana Buteknis PMI Sleman dan Masyarakat sebagai penyumbang darah. Ini bentuk dukungan Pemerintah Daerah,” jelas Jazim. (Tri Joko S – KIM Kalasan)

image_pdfimage_print
Bagikan: