Sleman Akan Perbanyak Pangkalan Gas Elpiji 3 Kg

Sleman – Kepala Dinas Sumber Daya Air, Energi dan Mineral (SDAEM) Kabupaten Sleman, Ir Sapto Winarno mengatakan dalam rangka menanggulangi kelangkaan gas elpiji 3 kg, maka di Kabupaten Sleman akan diperbanyak pangkalan-pangkalan gas elpiji 3 kg.

“Dinas SDAEM juga akan menggelar operasi pasar di seluruh Kecamatan di Kabupaten Sleman selama 3 hari yaitu tanggal 27, 28 dan 29 Mei 2015,” kata Sapto kepada wartawan di Press Room Pemkab Sleman, Kamis (28/5).

Dikatakan Sapto, tanggal 27 Mei 2015 operasi pasar berlangsung di Kecamatan Turi, Tempel, Godean, Cangkringan, Ngemplak, dan Ngaglik. Sedangkan tanggal 28 Mei 2015 di Kecamatan Sleman, Minggir, Seyegan, Mlati, Depok, Kalasan dan  pada tanggal 29 Mei 2015 operasi pasar berlangsung di Kecamatan Prambanan, Berbah, Gamping, Pakem dan Moyudan.

“Pada saat ini di Kabupaten Sleman terdapat 1365 pangkalan gas elpiji dan 17 agen,” ungkap Sapto.

Pangkalan-pangkalan gas elpiji tersebut diharapkan langsung menjual gas elpiji 3 kg kepada konsumen/pengguna yang tepat sasaran yaitu rumah tangga dan pengusaha kecil mikro, tiap orang dengan menunjukkan KTP wilayah kecamatan setempat dapat membeli gas elpiji maksimal 2

tabung, dan tidak melayani penjualan ke pengecer, warga juga diberikan tanda tinta di jari. Harga resmi tabung elpiji 3 kg adalah Rp 15.500 per tabung. “Pangkalan yang nakal  akan diberikan teguran dan pembinaan,” tambah Sapto.

image_pdfimage_print
Bagikan: