Sleman – PSM Kasturi yang berada di Kampung Karangasem, Padukuhan Gempol, Kalurahan Condongcatur, mengadakan Giat Barter Ekologi yang diinisiasi oleh mahasiswa Fakultas Kehutanan Instiper Yogyakarta kepada 25 nasabah PSM Kasturi, Minggu (2/2/2024).
Menurut salah satu pengurus PSM Kasturi, Ani Sumiarti, kegiatan ini sangat bermanfaat dan sangat memotivasi nasabah untuk aktif menyetorkan sampahnya ke PSM Kasturi.
“Hal ini merupakan salah satu bentuk inovasi yang sangat bagus dan patut dipertahankan,” tandasnya.
“Teknis pendistribusian bibit tanaman buah dalam kegiatan ini adalah nasabah yang datang menyetorkan sampah akan mendapatkan satu bibit tanaman. Harapannya, kegiatan ini dapat memotivasi warga yang belum tergabung menjadi nasabah PSM Kasturi untuk ikut bergabung,” ungkap Ani.
Menurut Nabila Aulia Dewi, perwakilan mahasiswa, kegiatan Barter Ekologi ini bertujuan untuk ketahanan pangan masyarakat. Nabila, yang merupakan mahasiswa jurusan Hutan Tanaman Industri (HTI), memaparkan bahwa kegiatan Barter Ekologi ini merupakan wujud kepedulian mahasiswa Fakultas Kehutanan Instiper Yogyakarta kepada masyarakat, yaitu dengan membagikan bibit tanaman jambu biji dan sirsak. Ini adalah bentuk kepedulian kepada masyarakat agar dapat memenuhi kebutuhan hidup, terutama pangan.
Rifqi Alfariza, mahasiswa jurusan HTI, menambahkan bahwa ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada tanaman yang mengandung karbohidrat, tetapi kebutuhan akan buah-buahan juga harus dipenuhi secara mandiri oleh masyarakat agar terwujud kemandirian pangan di Karangasem, Padukuhan Gempol, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman.
Kegiatan Barter Ekologi dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan rutin PSM Kasturi yang menerima setoran sampah dari warga setiap minggu.
Ketua PSM Kasturi, Sri Asmoroning, menyampaikan bahwa kegiatan rutin ini telah berlangsung selama 10 tahun, dengan jumlah nasabah yang semakin bertambah setiap harinya. Saat ini, terdapat 25 nasabah aktif di PSM Kasturi.
Asmoroning menyambut baik adanya Program Barter Ekologi bersama mahasiswa Fakultas Kehutanan Instiper Yogyakarta. Ia berharap, semoga program ini dapat berkembang, dimulai dari PSM Kasturi di Padukuhan Gempol, hingga ke seluruh Kalurahan Condongcatur, demi terwujudnya kemandirian pangan. (Tri Suhartati, KIM Depok)


