Outing Class SD Al Qairo: Mengenal Lebih Dekat Pemerintahan Desa

Sardonoharjo –  Siswa kelas 3 SD Al Qairo mengikuti kegiatan Outing Class di Kantor Kalurahan Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik, Sleman, untuk belajar lebih dekat tentang sistem pemerintahan desa, Rabu (5/2/2025). Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa yang didampingi oleh guru pendamping.

Carik Kalurahan Sardonoharjo, Achmad Budi Setiawan, beserta jajaran pamong kalurahan, menyambut baik kunjungan ini. Ia mengapresiasi inisiatif SD Al Qairo yang memberikan pengalaman belajar langsung kepada siswa mengenai tata kelola pemerintahan di tingkat desa.

“Kami senang bisa berbagi pengetahuan tentang bagaimana pemerintahan desa bekerja. Semoga anak-anak dapat memahami peran penting pemerintah dalam melayani masyarakat,” ujar Achmad Budi Setiawan.

Kegiatan diawali dengan pengenalan struktur pemerintahan kalurahan, mulai dari peran Lurah, Kamituwo, Carik, hingga para dukuh yang bertanggung jawab di wilayah pedukuhan. Para siswa berkesempatan berkeliling kantor untuk melihat langsung ruang kerja perangkat desa, ruang pelayanan administrasi, serta aula tempat musyawarah warga digelar.

Untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam, kegiatan ini juga menghadirkan simulasi sidang pemerintahan desa. Dalam simulasi tersebut, siswa berperan sebagai Lurah, perangkat desa, dan warga masyarakat yang berdiskusi mengenai masalah lingkungan. Sesi ini mengajarkan pentingnya musyawarah dalam mengambil keputusan bersama.

Selain mengenal pemerintahan, para siswa juga mengikuti sesi tanya jawab interaktif dengan perangkat kalurahan. Mereka dengan antusias menanyakan berbagai hal, mulai dari tugas seorang Lurah hingga proses pengurusan dokumen kependudukan seperti KTP dan Kartu Keluarga. Para pamong menjawab dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh anak-anak.

Sebagai bentuk apresiasi, SD Al Qairo menyerahkan cendera mata kepada Pemerintah Kalurahan Sardonoharjo. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama, yang menjadi kenang-kenangan bagi para siswa atas pengalaman berharga ini.

Salah satu guru pendamping, Lila Wida, berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin.

“Anak-anak bisa belajar langsung dari pengalaman nyata, bukan hanya dari buku pelajaran. Ini penting untuk membentuk karakter mereka sebagai warga negara yang peduli dan memahami peran pemerintah,” ujarnya.

Kegiatan Outing Class ini membuktikan bahwa pembelajaran di luar kelas mampu memberikan pengalaman yang bermakna, menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta mengenalkan anak-anak pada peran pemerintah dalam kehidupan sehari-hari. (Eka Sastra Kurniawan – KIM Sardonoharjo)

image_pdfimage_print
Bagikan: