Menambah Pangkalan Syaratnya Harus Memiliki Gudang

Sleman – Guna menekan harga elpiji 3 kg yang harganya melambung tinggi di pasaran,  Dinas Sumber Daya Air dan Mineral (SDAEM) Kabupaten Sleman akan menambah pangkalan. Dan bagi warga yan ingin  membuka pangkalan  syaratnya harus memiliki gudang sebagai tempat penyimpanan. Demikian disampaikan Kepala SDAEM Sleman, Ir Sapto Winarno, Rabu (3/6).

Menurut Sapto berdasarkan SK Gubernur No.29/2015, HET DIY adalah Rp15.500 di tingkat pangkalan. Namun ketika sampai di tingkat pengecer, harga yang dipatok bisa mencapai Rp 20.000 bahkan lebih. Sapto mengakui jumlah pangkalan masih kurang sedangkan pengecer semakin banyak.

“Maka kami akan meningkatkan jumlah pangkalan di setiap kecamatan,” kata Sapto.

Saat ini jumlah agen di Sleman berjumlah 17 sedangkan jumlah pangkalan ada 1.365 titik.

Saat ini lanjutnya SDAEM masih melakukan maping di tiap kecamatan. Dan  jumlah pangkalan tidak akan disamakan antara satu kecamatan dengan kecamatan lainnya. Maping pangkalan akan berdasarkan kepadatan penduduk. Seperti diwilayah  Depok dan Cangkringan, jumlah pangkalan sudah beda karena kepadatan penduduknya beda.

“Pangkalan memang hanya mendapat keuntungan sedikit dari penjualan elpiji tiga kilogram yakni sekitar Rp1.500 per tabung. Untuk itu, kegiatan pangkalan ini dapat disandingkan dengan kegiatan penjualan sembako,” tutur Sapto.

Sementara surat permohonan pendirian pangkalan dapat diajukan melalui SDAEM. Selanjutnya akan diteruskan ke Hiswana Migas. Selanjutnya akan ditinjau dari segi kepadatan dan juga kelayakan. Kelayakan meliputi lokasi, jangkauan mobil masuk gudang, dan juga kepemilikan minimal 50 tabung.

Jika sudah disetujui dan dapat beroperasi, pangkalan akan mendapat jatah distribusi gas melon sebanyak 50-60 tabung per minggu. Harga yang dipatok pangkalan adalah standar HET sehingga konsumen dapat menghemat belanjanya dibanding membeli gas melon di pengecer. Untuk itu, jumlah pangkalan akan semakin ditingkatkan agar menekan harga tinggi yang berlaku di tingkat pengecer.

Adapun jumlah pangkalan di Kabupaten Sleman saat ini berjumlah 1.365. Kecamatan Berbah 65 pangkalan, Cangkringan 41, Depok 150, Gamping 120, Godean 95, Kalasan 97, Minggir 40, Mlati 130, Moyudan 40, Ngaglik 76, Ngemplak 88, Pakem 47, Seyegan 108, Sleman 84, Tempel 107, Turi 42, dan Prambanan 35 pangkalan. Dua desa di Prambanan yang belum memiliki pangkalan adalah Desa Wukirharjo dan Sambirejo.

image_pdfimage_print
Bagikan: