Tim Riset MAN 4 Sleman Raih Perunggu di Kompetisi Riset Nasional

Sleman – Dua tim riset dari MAN 4 Sleman berhasil meraih medali perunggu dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) MIPA Road to Scientific Paper and Seminar #12 (MARSS#12). Kompetisi ini diselenggarakan oleh Kelompok Studi Ilmiah MIPA Saintis FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada Sabtu–Ahad (15–16 Februari 2025) di Kampus UNY, dengan tema “Integration of Science and Technology through Smart Innovation in Society 5.0.”

MAN 4 Sleman mengirimkan lima tim riset, yaitu Tim Partikel Magnetik, Protein, WMTA, Ultrasound, dan Insektisida. Dua di antaranya berhasil meraih perunggu dalam kategori sains dengan fokus pada lingkungan hidup. Tim Partikel Magnetik terdiri dari Cindai Pandanayu Jayasri dan Felina Rahmadia (XI B), sedangkan Tim Ultrasound diperkuat oleh Bilqis Adelia Saputra dan Anggun Shofiyana (XI C).

Kedua tim ini dibimbing oleh Astuti Naviah Apriliani, guru riset, serta Nira Intan Sari dari staf kesiswaan, yang telah mendampingi mereka sejak Desember 2024. “Kami sangat bangga dengan kerja keras mereka. Sejak awal, mereka menunjukkan semangat tinggi dalam melakukan riset hingga akhirnya berhasil meraih prestasi ini,” ujar Astuti.

Kepala MAN 4 Sleman, Ahmad Arif Makruf, juga mengapresiasi capaian tersebut. “Prestasi ini semakin meneguhkan MAN 4 Sleman sebagai madrasah riset yang mampu bersaing di tingkat nasional dalam bidang inovasi dan penelitian. Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi siswa lainnya untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi akademik mereka,” katanya.

Ia menambahkan bahwa prestasi di bidang riset dapat menjadi nilai tambah bagi siswa dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri. “Semoga semakin banyak prestasi diraih oleh siswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” harapnya.

Keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa MAN 4 Sleman untuk terus mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan kerja keras, bimbingan yang tepat, serta dukungan dari madrasah dan orang tua, prestasi yang lebih tinggi di masa depan bukanlah hal yang mustahil. (Edy/KIM Moyudan)

image_pdfimage_print
Bagikan: