Gelar Karya P5 SMPN 2 Tempel, Siswa Dapatkan Pengalaman Nyata dan Berharga

Tempel – Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMP Negeri 2 Tempel memberikan pengalaman nyata bagi siswa, bukan sekadar akhir dari sebuah program. Melalui kegiatan ini, siswa belajar berkelompok mulai dari merancang karya, memproduksi, mengemas, memamerkan, hingga memasarkan produk mereka. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal berharga di masa depan.

“Dari proyek membuat batik, misalnya, diharapkan nantinya lahir juragan-juragan batik. Begitu pula dari pengalaman memproduksi makanan, kelak setelah lulus bisa menjadi pengusaha kuliner,” ujar Kepala SMPN 2 Tempel, Khasbi Hamdan, saat memberikan sambutan pada Gelar Karya P5 yang digelar di lapangan basket sekolah, Sabtu (22/2/2025).

Khasbi juga mendorong para siswa untuk bercita-cita tinggi dan tidak hanya berorientasi menjadi pekerja, tetapi juga pengusaha di bidang yang diminati.

Khasbi memastikan bahwa pembelajaran berbasis proyek ini tidak mengganggu jam belajar mata pelajaran umum karena telah terprogram dengan baik. Ia juga mengapresiasi dukungan moral dan materiil dari orang tua serta wali siswa, yang turut berkontribusi dalam keberhasilan acara ini.

“Alhamdulillah, lebih dari 85% dagangan karya siswa terbeli oleh pengunjung, mayoritas dari orang tua dan wali siswa. Bahkan, ada yang berminat membeli batik hasil karya siswa,” ujarnya setelah mengunjungi 15 stan karya siswa.

Gelar Karya P5 menampilkan berbagai produk kreatif, mulai dari makanan dan minuman hingga karya seni seperti batik, pembuatan desain, pola, cetakan, serta praktik membatik cap. Pameran karya kelas VIII berlangsung di Gedung Serbaguna, sementara kelas VII dan IX diadakan di lapangan basket.

Acara ini semakin meriah dengan berbagai pertunjukan seni dari siswa-siswi SMPN 2 Tempel. Setidaknya ada 20 penampilan, di antaranya Tari Sigrak, Pencak Silat, Tari Makaryo Jamu Gendong, Dance, Tari Angguk Manis, Tari Kecak, Tari Sintren, Tari Caping Ayu, hingga pertunjukan bertajuk Wonderland Indonesia.

Secara resmi, Gelar Karya P5 dibuka dengan pemotongan pita oleh Lurah Banyurejo, Saparjo, didampingi tamu undangan, termasuk pengurus komite sekolah, perwakilan Danramil dan Polsek Tempel, pejabat Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Sleman, serta tokoh masyarakat setempat.

Acara ini mengusung tema “Menumbuhkan Karya Menuju Profil Pelajar Pancasila dengan Mengutamakan Kearifan Lokal,” sehingga nuansa tradisional dan olahraga turut mewarnai penyelenggaraan kegiatan.

Mewakili Dikpora Sleman, Sri Winarti memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Pembelajaran berbasis proyek seperti ini sangat bermanfaat bagi siswa. Tidak hanya memberikan pengalaman nyata, tetapi juga menumbuhkan sikap kritis, kreatif, inovatif, serta kerja sama dan kolaborasi. Harapannya, siswa dapat menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sri Winarti juga turut berpartisipasi dengan membeli beberapa produk di stan siswa dan mencoba praktik membatik cap.

Para siswa tampak antusias memamerkan karya mereka, terlebih saat produk mereka laku terjual. Salah satu peserta, Niken dari kelas VIII A, mengaku senang karena produk yang ia dan teman-temannya buat banyak diminati pengunjung.

Selain itu, para orang tua dan wali siswa juga terlihat antusias berbelanja di stan-stan yang tersedia serta menikmati pertunjukan seni yang ditampilkan.

Dengan terselenggaranya Gelar Karya P5 ini, diharapkan para siswa semakin memahami pentingnya kreativitas, kewirausahaan, dan gotong royong sebagai bagian dari Profil Pelajar Pancasila. (Edy – KIM Moyudan)

image_pdfimage_print
Bagikan: