Sleman – Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY menyerahkan peserta Mubaligh Hijrah (MH) Ramadan kepada Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman dalam acara serah terima pada Kamis (27/3/2025) di Kantor PDM Sleman.
Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari PWM DIY, Eko Harianto dan Fatkhurrahim, serta perwakilan dari PDM Sleman, Sukirman, M. Wildan Wahied, dan Musa Jundana.
Eko Harianto menjelaskan bahwa program Mubaligh Hijrah merupakan kegiatan tahunan Majelis Tabligh PWM DIY selama bulan Ramadan. Selain memberikan pendampingan keagamaan kepada masyarakat, program ini juga menjadi ajang pengembangan mental dan spiritual para peserta serta upaya kaderisasi mubaligh Muhammadiyah.
“Setiap tahun, kami mengirim para mubaligh ke berbagai daerah untuk membantu kebutuhan dakwah di masyarakat. Ini bukan hanya sekadar tugas, tetapi juga pembelajaran bagi mereka agar semakin matang dalam berdakwah,” ujar Eko.
Sebelum diterjunkan, peserta mendapatkan pembekalan selama dua hari bersama sekitar 250 mubaligh lainnya yang akan disebar ke seluruh wilayah DIY. Tahun ini, PDM Sleman menerima 23 peserta Mubaligh Hijrah, terdiri dari 11 putra dan 12 putri. Mereka berasal dari berbagai pesantren seperti Al-Murtadlo Gunungkidul, Al-Manar Kulonprogo, MBS Muhiba Bantul, dan MAFAZA Bantul, serta perguruan tinggi seperti Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) dan Pondok Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM).
Sebagian peserta merupakan penghafal Al-Qur’an dengan hafalan mulai dari 2 juz, 5 juz, hingga 30 juz. “Ini menjadi nilai lebih bagi para mubaligh, karena mereka tidak hanya berdakwah, tetapi juga bisa membimbing masyarakat dalam membaca dan memahami Al-Qur’an,” kata Sukirman.
Ia juga berharap program ini dapat membantu panitia Ramadan di masjid-masjid tujuan, terutama dalam memenuhi kebutuhan imam tarawih serta melakukan pendampingan keagamaan bagi anak-anak dan remaja.
“Dengan adanya Mubaligh Hijrah ini, kami berharap kegiatan Ramadan di masjid-masjid bisa lebih hidup dan masyarakat mendapat bimbingan keagamaan yang lebih intensif,” tambahnya.
Para peserta Mubaligh Hijrah akan diterjunkan hingga 25 Maret 2025 ke berbagai masjid di wilayah PDM Sleman, mencakup PCM Sleman, Mlati, Ngaglik, Tempel, dan Seyegan. (Arief Hartanto/KIM Turi)


