IPNU dan IPPNU Gamping Gelar Makesta, Cetak Kader Muda Nahdlatul Ulama

Gamping – Sebagai gerbang awal bagi pelajar yang ingin bergabung dalam organisasi serta memperdalam pemahaman mengenai Nahdlatul Ulama (NU) dan kebangsaan, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kapanewon Gamping menggelar kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) di Gedung SMP Ma’arif Gamping, Sleman, Sabtu (8/3/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh 78 pelajar dan dibuka secara resmi oleh Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPNU Kabupaten Sleman, Ata Fadluloh Al Mahrusy, didampingi Ketua PAC IPNU Gamping, Muhammad Roja Sa’bana. Dalam sambutannya, Ata menekankan bahwa Makesta merupakan tahapan kaderisasi wajib bagi anggota IPNU dan IPPNU sebelum mendapatkan baiat.

“Makesta adalah wadah pembinaan generasi muda Nahdlatul Ulama agar memiliki semangat perjuangan dalam menjaga nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja). Manfaatkan kegiatan ini dengan baik, serap ilmu yang diberikan, dan jadilah kader yang militan serta siap mengabdi untuk agama, bangsa, dan organisasi,” ujar Ata di hadapan peserta.

Ketua IPNU Gamping, Muhammad Roja Sa’bana, menambahkan bahwa IPNU dan IPPNU bukan sekadar organisasi, tetapi juga wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, dan perjuangan dalam membangun generasi muda yang berakhlakul karimah serta memiliki semangat kebangsaan.

Dengan mengusung tema “Perkuat Kaderisasi Guna Keberlanjutan Organisasi”, para peserta Makesta dibekali berbagai materi yang disampaikan secara interaktif. Materi-materi ini dirancang untuk memperdalam pemahaman mereka mengenai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah (Aswaja An-Nahdliyah) sebagai landasan keislaman yang moderat, serta Sejarah dan Peran Nahdlatul Ulama (NU) dalam Kebangsaan, guna menanamkan rasa cinta tanah air dan semangat kebersamaan dalam membangun bangsa.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan keorganisasian dan kepemimpinan, yang bertujuan membentuk karakter pemimpin muda yang tangguh dan bertanggung jawab. Studi gender turut menjadi bagian dari materi, membekali peserta dengan wawasan mengenai kesetaraan dan peran laki-laki serta perempuan dalam organisasi dan masyarakat.

Sebagai bagian dari pembinaan disiplin dan loyalitas terhadap organisasi, peserta juga diperkenalkan dengan Corp Brigade Pembangunan (CBP) dan Corp Pelajar Putri (CPP), yang berperan sebagai pasukan inti dalam IPNU dan IPPNU.

Untuk mempererat solidaritas dan kerja sama, peserta juga mengikuti kegiatan outbound dengan berbagai permainan edukatif. Aktivitas ini bertujuan membangun kebersamaan dan melatih kerja tim.

“Semoga melalui Makesta ini, lahir generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam menjaga nilai-nilai Islam dan kebangsaan,” ujar Sa’bana.

Sementara itu, Kepala SMP Ma’arif Gamping, Retna Isti Pratiwi, menilai Makesta sebagai momentum penting bagi pelajar untuk lebih mengenal dan memahami nilai-nilai keorganisasian dalam NU.

“IPNU dan IPPNU adalah wadah belajar, berlatih kepemimpinan, dan membentuk karakter yang berlandaskan Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah,” katanya.

Pada malam hari, kegiatan dilanjutkan dengan refleksi dan muhasabah diri. Suasana yang khidmat membuat banyak peserta terharu dan semakin termotivasi untuk aktif berkontribusi dalam organisasi.

“Jadilah kader-kader IPNU dan IPPNU yang aktif, kreatif, dan berintegritas tinggi,” pungkas Retna.

Dengan terselenggaranya Makesta ini, diharapkan peserta dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh serta menjadi kader yang aktif, berdedikasi, dan siap berperan dalam organisasi maupun masyarakat. (Adnan Nurtjahjo | KIM Pararta Guna Gamping)

image_pdfimage_print
Bagikan: