Ngaglik – Setelah sempat terhenti selama setahun, ATM Beras di Masjid Besar Baiturrahman Klidon kembali beroperasi dengan skema pengelolaan mandiri oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baiturrahman Klidon. Dalam peluncuran yang digelar pada Minggu (9/3/2025) selepas Subuh, sebanyak 305 kg beras disalurkan kepada 61 penerima manfaat.
ATM Beras merupakan program yang bertujuan untuk menyediakan beras secara rutin bagi masyarakat yang membutuhkan. Sebelumnya, program ini berjalan berkat hibah dari zakat mal karyawan BRI melalui program BRilian pada tahun 2022–2023, yang mendukung 50 penerima manfaat setiap bulan dengan dana Rp6.000.000. Namun, pada awal 2023, bantuan tersebut dialihkan ke masjid lain, sehingga ATM Beras tidak lagi beroperasi.
Takmir Masjid Besar Baiturrahman Klidon bersama UPZ kemudian berinisiatif menghidupkan kembali ATM Beras dengan dukungan dari Baznas Sleman. Keputusan ini mendapat sambutan positif dari jamaah, yang secara sukarela menjadi donatur tetap. Hingga saat ini, tercatat 63 donatur tetap yang menyumbangkan beras dalam jumlah bervariasi, antara 5 kg hingga 25 kg per bulan.
Untuk memastikan keberlanjutan program, pengelola UPZ bekerja sama dengan Toko Z Mart, unit usaha milik Masjid Besar Baiturrahman Klidon, yang menyediakan stok beras sesuai kebutuhan ATM Beras setiap bulan. Dengan dukungan para donatur, kebutuhan 305 kg beras per bulan dapat terpenuhi. Bahkan, saat peluncuran, stok beras mencapai lebih dari 350 kg karena beberapa donatur membayar untuk enam bulan hingga satu tahun ke depan.
Ketua UPZ Baiturrahman Klidon, Sundoro, mengapresiasi peran para donatur dalam menghidupkan kembali ATM Beras.
“Program ini sempat terhenti, namun berkat kepedulian jamaah, ATM Beras bisa kembali berjalan. Kami berharap program ini terus berkembang dan semakin banyak penerima manfaat yang terbantu,” ujarnya.
Sekretaris UPZ, Ujang Muhsin, menambahkan bahwa seluruh penerima manfaat dapat hadir dalam acara peluncuran ini. Ketua Takmir Masjid Besar Baiturrahman Klidon, Muslih Efendi, juga menyampaikan rasa syukur atas kembalinya program ini.
“ATM Beras adalah bentuk kepedulian nyata dari jamaah terhadap sesama. Kami harap semakin banyak donatur yang bergabung agar lebih banyak yang bisa merasakan manfaatnya,” katanya.
Salah satu penerima manfaat, Ibu Pujo, mengungkapkan kegembiraannya. “Dulu saya menerima 3 kg, sekarang menjadi 5 kg. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu,” ujarnya.
Dengan kembalinya ATM Beras, UPZ Baiturrahman Klidon berharap program ini dapat terus berjalan dan menjadi bagian dari Gerakan Subuh Berjamaah yang rutin diadakan setiap Ahad Kliwon di Masjid Besar Baiturrahman Klidon. (Srp/KIM Ngaglik)


