Sleman Jadi Role Model Nasional, Gapoktan Sidomulyo Bertransformasi Menjadi Koperasi

Sleman – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia (Kemenkop UKM RI) resmi meluncurkan program pengembangan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) menjadi koperasi serta koperasi desa merah putih. Kabupaten Sleman terpilih sebagai lokasi percontohan pertama dalam program ini, dengan Gapoktan Sidomulyo Godean sebagai model pengembangan kelembagaan koperasi. Acara peluncuran digelar pada Jumat (14/3) dengan dihadiri oleh Wakil Menteri Kemenkop RI, Ferry Juliantono.

Dalam sambutannya, Ferry Juliantono menjelaskan bahwa Gapoktan yang telah terbukti berhasil perlu didorong untuk memiliki badan usaha sendiri agar lebih mandiri dan berkembang. Ia menyebut bahwa Gapoktan Sidomulyo memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan, sehingga layak menjadi role model nasional.

“Gapoktan Sidomulyo memiliki fasilitas yang lengkap, seperti mesin penggilingan, mesin pengering, gudang, serta kantor. Dengan modal tersebut, mereka siap dikembangkan menjadi koperasi yang lebih kuat dan mandiri,” ujar Ferry.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pemerintah, bersama PT BNI, akan memberikan bantuan serta dukungan dalam bentuk pelatihan, kurikulum, modul, hingga program pemagangan. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) koperasi agar mampu menjalankan usaha secara lebih modern dan profesional sesuai arahan Presiden.

Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kemenkop UKM, Hendra Saragih, menambahkan bahwa program pengembangan Gapoktan menjadi koperasi merupakan bagian dari strategi penguatan koperasi yang tertuang dalam Asta Cita 2 (swasembada pangan dan energi) serta Asta Cita 3 (pengembangan agromaritim dan industri berbasis koperasi). Program ini menjadi salah satu prioritas nasional pemerintahan Presiden Prabowo.

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas terpilihnya Sleman sebagai lokasi pertama implementasi program koperasi desa merah putih.

“Tentu ini menjadi kebanggaan bagi kami, karena Sleman dipercaya menjadi daerah pertama dalam pelaksanaan program koperasi desa merah putih yang menjadi salah satu program strategis Presiden Prabowo,” ujarnya.

Danang berharap keberhasilan Gapoktan Sidomulyo dapat menjadi motivasi bagi Gapoktan lain, baik di Sleman, DIY, maupun seluruh Indonesia, untuk terus berkembang.

“Dengan adanya program ini, kami berharap seluruh Gapoktan di Sleman dapat ikut serta dalam pengembangan koperasi desa merah putih, sehingga manfaatnya dapat dirasakan untuk kemajuan koperasi dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

image_pdfimage_print
Bagikan: