Sukoharjo — Kalurahan Sukoharjo kini memiliki ikon baru yang menjadi kebanggaan warganya. Lapangan Klidon, yang sebelumnya hanya berupa lahan terbuka biasa, telah disulap menjadi kawasan multifungsi yang menjadi pusat aktivitas olahraga dan ekonomi masyarakat. Berada di lokasi strategis, lapangan ini kini menjadi ruang publik favorit warga dari berbagai kalangan.
Setiap pagi dan sore, Lapangan Klidon selalu ramai dikunjungi. Udara sejuk, fasilitas yang memadai, serta lingkungan yang bersih menjadikan tempat ini ideal untuk berolahraga, bersosialisasi, hingga berjualan. Warga, mulai dari anak-anak hingga orang tua, memanfaatkan area ini untuk jogging, bermain, atau sekadar bersantai bersama keluarga.
Fasilitas utama kawasan ini adalah lapangan sepak bola berstandar lokal yang aktif digunakan untuk latihan dan pertandingan persahabatan antar pedukuhan. Di sisi timur, tersedia lapangan voli yang kerap dimanfaatkan oleh komunitas olahraga, terutama pada akhir pekan.
Untuk olahraga ringan, tersedia jogging track mengelilingi lapangan dengan jalur tertata dan penerangan memadai. Jogging track ini menjadi pilihan favorit warga untuk berjalan santai sambil bercengkerama.
Lebih dari sekadar fasilitas olahraga, Lapangan Klidon juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi lokal. Di sekeliling kawasan, puluhan pelaku UMKM diberi ruang untuk berjualan aneka produk, seperti makanan tradisional, minuman sehat, kerajinan tangan, hingga perlengkapan olahraga. Hal ini menciptakan perputaran ekonomi baru yang menghidupkan lingkungan desa.
“Dulu kami hanya berjualan dari rumah. Sekarang dengan adanya lapangan ini, pengunjung lebih ramai dan hasil jualan pun meningkat,” ujar Wati, salah satu pelaku UMKM yang rutin berjualan makanan ringan di kawasan tersebut, Jumat (31/5/2025).
Pengelolaan kawasan juga memperhatikan kenyamanan dan kebersihan. Tersedia toilet umum, tempat istirahat, dan tempat sampah di berbagai titik, menjadikan Lapangan Klidon ramah bagi seluruh pengunjung.
Lurah Sukoharjo, Hadi Subroto, menjelaskan bahwa pengembangan Lapangan Klidon merupakan bagian dari program strategis desa dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Lapangan Klidon kami rancang sebagai ruang publik yang tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal. Ini adalah wujud nyata semangat kolaborasi warga,” ungkapnya.
Ke depan, pemerintah kalurahan merencanakan pengembangan lebih lanjut, seperti pembangunan taman bermain anak, area pertunjukan seni, hingga pelatihan terpadu bagi pelaku UMKM. Lapangan Klidon diharapkan menjadi model pengembangan desa berbasis potensi lokal yang bisa ditiru wilayah lain.
Dengan semangat kebersamaan dan partisipasi aktif warga, Lapangan Klidon telah membuktikan bahwa desa bisa memiliki kawasan publik yang fungsional, estetis, dan berdampak luas. Kini, Lapangan Klidon bukan sekadar tempat berolahraga, tapi telah menjadi pusat kehidupan sosial yang menggerakkan harapan baru bagi Kalurahan Sukoharjo. (ESK – KIM DSN)


