Gamping Juga Punya Masalah Penanggulangan Kemiskinan

Sleman – Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI mengatakan bahwa Wilayah Kecamatan Gamping yang memiliki luas wilayah 29,25 Km, dengan kepadatan penduduk mencapai 102.125 jiwa, memiliki permasalahan yang relatif sama dengan kecamatan lain yaitupenanggulangan kemiskinan.  

“Menurut data BPS tahun 2014 jumlah KK miskin Kecamatan Gamping mencapai 3.175 KK miskin dan 3.613 KK rentan miskin,” kata Sri Purnomo ketika mengikuti tarawih keliling kelompok 4 di Masjid Al Furqon Watulangkah Ambarketawang Gamping, Selasa (30/6).’

Untuk itu Sri Purnomo berharap Tim Penanggulangan Kemiskinan (TPK) baik di tingkat Kecamatan, desa, dan dusun harus bekerja lebih keras.

“TPK harus mampu  merangkul pihak-pihak lain seperti pihak swasta,” tutur Sri Purnomo.

Disampaikan pula oleh Sri Purnomo bahwa pembangunan perumahan di wilayah Kabupaten Sleman sangat cepat pertumbuhannya, konversi lahan-lahan pertanian menjadi hunian menyebabkan banyak berkurangnya ruang terbuka, terutama lahan pertanian di Kecamatan Gamping, yang berpengaruh terhadap produksi pertanian.

“Saya berharap pemerintah dan masyarakat untuk melakukan pengawasan terhadap para pengembang pemukiman yang melakukan kegiatan di Kecamatan Gamping, apabila terjadi pelanggaran segera dilaporkan agar pemerintah dapat segera mengambil tindakan,” kata Sri Purnomo.

Menurut Sri Purnomo, efek dari bertambahnya jumlah pemukiman menyebabkan permasalahan lingkungan berupa pencemaran dari limbah padat dan cair rumah tangga.  Oleh karena itu warga Gamping harus ikut peduli dengan pengelolaan sampah.

“Jika ada warga yang membuang sampah tidak pada tempatnya, jangan segan-segan untuk memperingatkannya atau menegurnya,” pesan Sri Purnomo.

image_pdfimage_print
Bagikan: