Sleman – Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menyerbu penukaran uang baru pecahan yang berlangsung di Pendopo Parasamya Pemkab Sleman, Senin (6/7). Penukaran uang pecahan kepada masyarakat dan PNS tersebut diadakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY.
Hal ini diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan layanan Kas kepada masyarakat terkait dengan kebutuhan uang pecahan baru menjelang Idul Fitri 1436 H/2015 M. Pelayanan penukaran uang pecahan baru ini dengan cara mendaftar, mengambil nomor urut dan setiap orang dapat mengajukan sebanyak 1 paket dengan uang Rp 3,7 juta akan diganti dengan pecahan uang baru dengan perincian Rp 2 juta pecahan baru Rp 20.000, Rp 1 Juta diganti pecahan baru Rp 10.000, dan Rp 500.000 dengan pecahan Rp 5.000 an serta Rp 200.000 dengan pecahan Rp 2.000 an.
Pada hari pertama petugas dari BRI Cabang Sleman membawa 1 unit mobil ATM dan 3 petugas, mulai datang pukul 08.00 WIB, hanya menyediakan 100 nomor urut atau pengambil, dalam waktu 2 jam sudah habis diserbu para PNS dan masyarakat sekitar yang datang lebih awal.
Sehubungan masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan uang pecahan baru, maka layanan penukaran dilakukan kembali hari Selasa (7/7). Caranya sama mengambil nomor urut untuk dapat menukarkan uang pecahan baru pada hari Selasa mulai pukul .08.00 WIB.
“Penukaran uang baru pecahan bagi masyarakat akan diselenggarakan di Pendopo Parasamya Kantor Setda Sleman akan berlangsung selama 4 hari mulai dari tanggal 6 Juli hingga 9 Juli 2015 ( Senin s/d Kamis ) mulai pukul 08,00 WIB,” kata Kabag Humas Sleman, Dra Sri Winarti.
Bank yang memberikan layanan penukaran uang pecahan secara bergantian yaitu BRI, BNI, Bank Indonesia dan Bank Mandiri.


