Sleman – Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMP di Kabupaten Sleman dimulai Senin (6/7) hingga Rabu (8/7), dengan total ada 12.992 kursi yang siap diperebutkan lulusan SD.
Total ada 110 SMP di Kabupaten Sleman, 54 merupakan SMP negeri dan sisanya swasta. Jumlah tersebut belum termasuk yang dibawah Kementrian Agama (Kemenag). Dari 54 SMP negeri, 44 sistem seleksi sudah menggunakan Real Time Online (RTO). Sedangkan 10 sekolah masih secara manual. Kesepuluh SMP tersebut, yakni SMP 1, 2, 3 dan 4 Prambanan. SMP 1 dan 2 Cangkringan. SMPN 1, 2, 3 dan 4 Tempel.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Sleman, Arif Haryono SH, Senin (6/7). Menurut Arif, kesepuluh sekolah tersebut berada di jalur perbatasan. Mungkin saja ada satu sekolah yang siap dengan RTO, tapi sekolah lain di kecamatan sama ada yang belum siap.
“Jadi kita putuskan belum RTO dulu,” kata Arif Haryono.
Terkait sistem seleksi masuk SMP, dikatakan Arif, berdasarkan tiga nilai mata pelajaran yang diujikan pada Ujian Nasional (UN). Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Sama ketika seleksi PPDB SMA, sekolah tetap dilarang meminta uang formulir kepada orangtua.
“Sudah dianggarkan melakui Bantuan Operasional Sekolah (BOS),” tutur Arif seraya menambahkan untuk pendaftar dari luar daerah hanya diberi kuora 20 persen.


