Sleman – Sebanyak 90 siswa dari Program Keterampilan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP), Desain Komunikasi Visual (DKV), dan Tata Busana MAN 4 Sleman mengikuti kegiatan pembekalan PKL, di Aula Masjid An-Najah MAN 4 Sleman, Selasa (10/6/2025).
Pada kesempatan itu, Koordinator PKL, Umi Hidayati menuturkan bahwa teori dan praktek dalam penguasan program keterampilan keduanya sama penting. Namun masih diperlukan pengalaman nyata di dunia usaha (DU) dan dunia industri (DI). Maka Penting bagi siswa-siswi yang sudah belajar keterampilan pilihan untuk mengikuti Praktek Kerja Lapangan (PKL).
“Sebelum anak-anak kita terjunkan ke DU dan DI, mereka kita beri pembekalan terlebih dahulu. Harapannya mereka benar-benar siap mengikuti PKL agar semua berjalan dengan baik,” papar Umi Hidayati
Umi Hidayati yang juga guru Keterampilan APHP menegaskan bahwa kegiatan ini juga untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa di duia usaha dan dunia industri.
“PKL menjadi sarana bagi siswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di madrasah sekaligus membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab,” pungkasnya.
Program PKL tersebut dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, dimulai pada Rabu (11/6/2025) hingga pertengahan bulan Juli nanti.
Kegiatan pembekalan itu pun dihadiri oleh Kepala MAN 4 Sleman, Ahmad Arif Makruf, beserta segenap guru pembimbing. Ahmad dalam sambutannya berpesan agar para siswa memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin.
“Ikuti PKL dengan serius, jaga nama baik madrasah, dan ambil ilmu sebanyak-banyaknya dari industri atau tempat kalian magang,” tegasnya.
Diharapkan, melalui PKL para siswa dapat memperoleh keterampilan praktis dan pengalaman yang berguna untuk memasuki dunia kerja atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Adapun tempat pelaksanaan PKL ini sendiri bervariasi, sesuai dengan bidang para peserta didik. Untuk APHP misalnya, para siswa diterjunkan ke 25 tempat usaha industri kuliner seperti restoran, industri makanan kreatif, hingga bakery. (Edy – KIM Moyudan)


