Sleman – Di tengah laju informasi yang kian deras dan serbuan konten instan, masih ada ruang yang memberi tempat bagi suara-suara muda untuk didengar. Yoursay, sebuah platform berbasis komunitas di bawah naungan Suara.com menjadi wadah alternatif bagi generasi muda mengekspresikan gagasan, opini, dan pengalaman mereka melalui tulisan. Di sinilah anak muda tak hanya menjadi konsumen berita, tetapi juga pencipta narasi.
Guna memberi ruang bagi anak muda untuk menulis dan menyuarakan pikirannya, Rendy Adrikni Sadikin selaku Head of Community Suara.com didampingi Koordinator Media Yoursay, Hernawan menggandeng sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kapanewon Gamping untuk mengikuti pengarahan penulisan artikel melalui Zoom Meeting, Kamis (12/6/2025).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan ‘Mentoring Circle With Writers’ yang diberikan oleh Ketua Forum Kelompok Informasi Masyarakat (FKIM) Kabupaten Sleman, Adnan Iman Nurtjahjo di Pondok Pesantren Al-Miftah Mlangi untuk memberi akses langsung ke dunia jurnalistik dan media.
“Kesempatan ini menjadi penting karena tidak semua platform memberi kesempatan seluas ini,” ujar Adnan di hadapan mahasiswa.
Selain itu, dengan mendorong mahasiswa menulis artikel, media Yoursay dapat membantu melatih kemampuan berpikir kritis dan mengekspresikan diri secara tertulis. Keterampilan ini sangat dibutuhkan di berbagai bidang, baik di dunia akademik, profesional, maupun dalam kehidupan sosial. Karena menulis bukan hanya tentang menuangkan ide, tetapi juga tentang membangun argumentasi yang kuat, menyampaikan pesan dengan efektif, dan memberi dampak melalui kata-kata.
Sementara, Rendy Adrikni Sadikin selaku Head of Community Suara.com mengatakan perlunya anak muda tidak hanya belajar teknis menulis, tetapi juga mengenal etika media, pentingnya sumber terpercaya, serta bagaimana menyampaikan opini yang tetap menghormati perbedaan.
“Dengan proses kurasi oleh editor profesional, kontribusi mereka bisa meningkat secara kualitas dan berdampak lebih luas,” ucapnya.
Kehadiran media Yoursay pun menjadi sarana untuk membangun jejaring. Komunitas Yoursay yang terdiri dari beragam latar belakang baik pelajar, mahasiswa, pekerja, hingga penulis lepas profesional. Interaksi antar kontributor dapat mendorong kolaborasi ide, bertukar kritik membangun, dan memperluas wawasan. Sehingga dunia maya tak lagi jadi ruang yang hampa, namun penuh pertemuan dan pertukaran pikiran.
Lebih lanjut, Koordinator Media Yoursay, Hernawan membeberkan tata cara dalam pengiriman artikel, termasuk pembuatan akun dan jenis kanal atau kategori yang disediakan seperti news, lifestyle, kolom, entertainment, ulasan, hobi, dan rona. Menurutnya, Kategori News cenderung memuat jenis artikel straight news, yakni informasi terkini tentang peristiwa yang sedang hangat, faktual, dan penting. Misalnya seperti konten viral, kegiatan anak muda, kegiatan mahasiswa, kegiatan komunitas, kegiatan sosial kemasyarakatan, dan peristiwa penting yang terjadi di sekitar penulis.
Sedangkan, pada kanal lifestyle penulis sangat diperbolehkan menulis artikel bermanfaat hingga edukatif berdasarkan pengalaman pribadi atau opini pribadi mengenai topik lifestyle dan diperkenankan me-review produk sehingga artikel yang dihasilkan lebih menarik. Ia pun menyarankan agar tulisan cepat tayang di media Yoursay dan terbaca Google, sangat dianjurkan mencari topik atau angle tulisan yang unik, tidak mainstream, dan bersifat edukatif.
“Artikel yang minim parafrase sangat mudah dikenali oleh Google. Akibatnya, Google secara otomatis bisa menghapus artikel penulis bersangkutan secara permanen,” terang Hernawan.
Adapun ketentuan menulis artikel di media Yoursay.id antara lain satu artikel minimal 500 kata, tidak mengandung unsur Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan (SARA), ujaran kebencian, promosi, hoaks, dan pornografi. Penulis berhak memilih topik selagi sesuai dengan kanal yang ada di media Yoursay.id, namun jika terbukti melakukan plagiarisme maka akan di-blacklist. Disarankan menggunakan Bahasa Indonesia dengan memperhatikan kaidah penulisan yang benar, serta artikel yang telah diterbitkan di media Yoursay tidak diperkenankan diterbitkan kembali di media lainnya.
“Member terverifikasi adalah member yang setidak-tidaknya pernah menerbitkan satu artikel di Yoursay dan memperoleh 25 poin untuk setiap artikel yang terbit dan dapat ditukarkan dengan e-wallet jika telah mencapai nilai tertentu,” pungkas Hernawan. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)


