Peningkatan Kendaraan Luar Daerah Mulai Terasa di Sleman

Sleman – Peningkatan kendaraan pribadi dari luar daerah yang masuk wilayah Sleman mulai terasa sejak Minggu (12/7). Meski peningkatan belum terasa  signifikan namun petugas memprediksi, terjadi peningkatan jumlah kendaraan pribadi yang masuk ke Sleman, baik roda dua maupun empat pada Lebaran tahun 2015 ini.

Selain peningkatan kendaraan pribadi yang melintas di Sleman, sejumlah pusat berbelanjaan baik pasar tradisional maupun mall, mulai diserbu masyarakat yang berbelanja untuk kebutuhan Lebaran. Masyarakat pun diminta waspada adanya pencopetan di tempat keramaian.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo)  Drs Agoes Soesilo Endiarto MSi mengatakan, pada H-5 Lebaran ini, sudah ada peningkatan jumlah kendaraan pribadi yang masuk Sleman. Namun peningkatan jumlah kendaraan belum terlalu signifikan.

“Sudah ada peningkatan arus lalulintas, tapi belum signifikan. Beberapa ruas jalan masuk Sleman sudah banyak terlihat plat kendaraan dari luar daerah,” kata Agoes, Minggu (12/7).

Menurut Agoes untuk mobil pribadi, diperkirakan Lebaran tahun ini jumlah kendaraan yang masuk Sleman sekitar 1.550.699 atau meningkat 7,09 persen dari tahun 2014 sebesar 1.448.064. Sedangkan untuk sepeda motor diprediksikan 3.021.375 atau meningkatkan 5,33 persen dari tahun kemarin sebanyak 2.868.565.

Untuk mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas menjelang Lebaran, mulai H-7 hingga H+7, jembatan timbang, yakni Jembatan Timbang Kalitirto Berbah dan Tamanmartani di Jalan Solo ditutup. Selanjutnya jembatan timbang dipergunakan untuk tempat istirahat bagi pemudik.

“Jembatan timbang sebagai ‘rest area’ bagi pemudik sepeda motor. Jembatan timbang akan kami operasikan lagi setelah H+7,” terang Agoes.

image_pdfimage_print
Bagikan: